Header Ads

Lonjakan Beberapa Objek L3S SP Padang Mampu Sumbang PAD

Kayuagung, SRINE.Com--Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada tahun 2018 melelang secara serentak sebanyak 327 dari 330 Objek Lebak Lebung dan Sungai (L3S) yang tersebar di Kabupaten OKI, pada Kamis (15/11/2018). Karena ada 3 objek lelang yang sudah tidak produktif lagi, dari ratusan obyek lelang tersebut pemerintah menargetkan akan menerima pendapatan sebesar Rp.5,6 miliar, sama seperti tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Ir Hasanudin mengatakan, Pemkab OKI tidak menaikan target dari salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini, karena ada beberapa objek lelang yang dinilai tidak produktif lagi, sehingga dampaknya dapat merugikan pengemin.

“Sama seperti tahun kemarin kita menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kabupaten OKI dari hasil L3S ini sebesar Rp 5,6 Miliar, dari jumlah kurang lebih 330 objek lelang yang tersebar di beberapa Kecamatan diwilayah bumi bende seguguk,” ujarnya.

Menurutnya, kenapa dari 330 objek lelang pada tahun 2017 lalu, Pemkab OKI menurunkan jumlah objek lelang menjadi 327 pada tahun 2018 ini, karena ada 3 objek lelang yang sudah tidak produktif lagi. Tentunya kita melihat dari data beberapa tahun sebelumnya, yang ketika dilelang tidak pernah laku terjual, seperti halnya objek lelang yang berada di wilayah Kecamatan Sungai Menang." terangnya

Bupati OKI, H Iskandar SE yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hj Nursula SSos pada saat membuka acara L3S mengatakan, untuk peserta yang mengikuti lelang, telah memenuhi persyaratan yang sudah diatur dalam Perda No 14 tahun 2015, perubahan atas perda no 18 tahun 2010 tentang pengelolaan lebak lebung dan sungai.

" Kita selalu menghimbau agar para pengemin dapat melakukan lelang dengan cermat, mengerti dengan pelaksanaan lelang lebak lebung. Kami mengucapkan terimakasih telah dapat mempersiapkan segala sesuatu diharapkan dapat mewujudkan kondisi yg kondusif aman dan lancar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk objek lelang yang belum terjual, nanti akan dilelang kembali untuk tahap kedua, di Kantor Bupati OKI.

Nursula menegaskan, Jika ada siapapun uang menghalangi ataupun yang berusaha menggagalkan L3S ini akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Sekali lagi dirinya berharap pelaksanaan L3S ini dapat berjalan dengan lancar dan kondusif sesuai dengan perundang undangan yang berlaku, tutupnya.

Sementara itu, Camat SP Padang, Herliansyah Hilaluddin SSTP MSi. mengatakan, Kalau pelaksanaan L3S yang digelar di Kecamatan SP Padang berjalan dengan lancar dan sukses. L3S di Kecamatan SP Padang, dari 39 objek yang dilelang, hanya 5 objek lelang yang tidak laku terjual, sedangkan 34 objek lelang lainnya terjual dan menyumbang PAD sebesar Rp1 miliar lebih, sehingga hasil yang kita peroleh melampaui target lelang yang ditetapkan dengan angka sebesar Rp.621.600.000 sebagai target awal, kemudian setelah melalui proses pelelangan hasilnya bisa lebih besar dari jumlah tersebut, pungkasnya

Lanjut dia, adapun beberapa objek lelang yang mengalami lonjakan yakni, Lebak Seberang Desa Mangunjaya - Belanti dari harga standar Rp65 juta menjadi Rp221.100.000 setelah dilelang. Kemudian Lebak Desa Rengas Pitu - Belanti dari harga standar Rp55 juta menjadi Rp200.700.000 setelah dilelang, jelasnya.(Nil)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.