Header Ads

Kapolres OI Sebut Persentase Kejahatan Tahun 2018 Diwilayahnya Terjadi Penurunan

INDRALAYA(OI) SRINE COM -Dipenghujung tahun 2018,Kepolisian Resort (Polres) Ogan Ilir (OI) menggelar jumpa pers guna memaparkan capaian dalam menekan angka kejahatan diwilayah hukumnya.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIK MH, didampingi Wakapolres beserta para Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Satuan (Kasat) Jajaran Polres Ogan Ilir,Senin (31/12).

Kapolres OI,AKBP Gazali Ahmad menjelaskan penyelenggaraan jumpa pers ini merupakan kegiatan rutin pada setiap akhir tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi Polri khususnya Polres OI kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Polres OI dalam menyampaikan informasi publik berkaitan dengan situasi dan kondisi Kamtibmas terkini serta evaluasi kegiatan selama satu tahun ini yang menjadi atensi publik yang perlu direspons secara objektif melalui media siaran pers hari ini,” tegas Kapolres.

Dalam konferensi persnya, Kapolres menginformasikan tentang jumlah dan trend gangguan Kamtibmas pada tahun 2018 sebagai perbandingan dengan tahun 2017 serta trend dan jumlah penyelesaian kasus.

Dilanjutkannya,  jumlah kasus bulan Januari sampai dengan Desember 2018, AJP 317 Kasus, PTP 245 Kasus, dalam proses lidik 58, Sidik14, Total 72, sedangkan barang bukti yang berhasil di sita 4 unit Mobil, 42 Unit Sepeda Motor, Senjata api 15 Pucuk, dan 10 sudah dimusnahkan di Mapolda Sumsel,serta Amunisi 33 butir sudah dikirim ke Jaksa Penuntut Umum, untuk kasus yang terjadi dari Tahun 2017 357 Kasus, Tahun 2018 sebanyak 317 Kasus, Turun 40 Kasus (11, 20%).

"Persentase penyelesaian tahun 2017 sebanyak 276 Kasus, Tahun 2018 sebanyak 245 Kasus, jadi Persentase turun 0,03%,"ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga menjelaskan tentang penanganan dan penyelesaian kasus di Unit Tipikor, Tipidter, Sat Narkoba dan Satlantas serta operasional Sabhara, serta kasus-kasus menonjol yang ditangani oleh Polres Ogan Ilir selama tahun 2018.

"Adapun pelaksanaan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 sedang berlangsung."ungkapnya.

Laporan :Hendra

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.