Header Ads

Pembelian Mobnas Bupati Disoal, Tuai Tanggapan Serius Anggota Dewan

Muara Enim,SRINE. Com--Pengadaan mobil dinas (Mobnas) jenis Toyota Land Cruiser (LC) yang rencananya diperuntukkan bagi  Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim,  mengundang tanggapan serius dari beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim.

 Salah satunya dilontarkan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Muara Enim, H Umam Pajri S.Sos.politisi ini mengaku terkejut dengan rencana tersebut. sebagai anggota dewan dirinya sangat tidak setuju pembelian mobil dinas bupati seharga 4 miliar, terlebih pada saat kondisi rakyat sedang susah.


"Jadi alangkah baiknya dana Rp 4 miliar itu diberikan atau dialokasikan kepada para petani untuk pupuk tanaman dan lain sebagainya, karena sangat dibutuhkan. Sementara untuk mobil yang lama jenis Fajero dan Fortune yang ada sekarang masih sangat layak sekali untuk dipakai seorang bupati dan wakil bupati, sesuai dengan slogannya Merakyat atau Muara Enim Untuk Rakyat,”tegas Umam Fajri yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Muara Enim,saat di hubungi awak media ini, Senin (10/12/18) malam.

Ditambahkan Umam, kalau mobil dinasnya saja merk Land Cruiser, dan harganya itu mencapai Rp. 4 miliar,dimana bisa disebut berpihak pada rakyat.


“ Ditengah kondisi ekonomi saat ini, kami berharap saudaraku Ahmad Yani untuk bisa menundanya, walaupun itu sudah di ketok palu dalam anggaran, jadi dalam hal ini dewan memang ‘kecolongan’ dalam pembahasan anggaranya. Karena pihak eksekutif kebiasaan memberikan Pengajuan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) atau buku anggaran APBD Perubahan 2018, itu diajukan pada detik-detik terakhir atau injury time,sehingga dewan tidak sempat lagi mempelajari secara rinci dari persoalan anggaran yang ada,”kata politisi PKS ini.

Sementara di tempat terpisah, anggota Badan Anggaran DPRD Muara Enim, H Faizal Anwar SE,  saat di konfirmasi mengaku tidak tahu pasti soal pengadaan mobil dinas ini, karena kata dia disaat pembahasan APBD Perubahan, ia kebetulan sedang menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

“Justru saya tahu setelah menjadi pemberitaan di media masa. Di situasi seperti ini siapa pun yang memimpin, yang namanya baru, harus menunjukan kinerjanya terlebih dahulu,”tegasnya. (Edward)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.