Weather (state,county)

Breaking News

Bencana Alam Silih Berganti Timpa Kabupaten Lahat

Lahat, SRINE.Com- Struktur jalan di bumi seganti setungguan banyak ditemui jurang terjal dan berbukit, ditambah lagi dinilai kurangnya pembangunan Tembok penahan tebing baik Pemerintah Propinsi Sumsel maupun Pemerintah Daerah
Menjadikan Kabupaten Lahat banyak terdapat titik longsor .

Semenjak ditahun 2017 -- 2018 sudah banyak terjadi longsor maupun jalan Amblas.ironisnaya respon yang dilakukan pemerintah tidak maksimal. selain kurangnya pembangunan tembok penahan,  usaha yang dilakukan hanya penangulangan dengan memasang tali pembatas tanda peringatan  dan Hati hati di lokasi sepanjang jalan amblan maupun lokasi adanya longsor.

Untuk 2019 Bencana Alam baik itu longsor maupun jalan amblas silih berganti menimpa di berbagai desa dalam Kabupaten Lahat , baik itu jalan Amblas dan longsor  yang berada di Desa jati Kecamatan Pulau Pinang , jalan Amblas di Desa Bungamas kecamatan kikim timur , longsor di Desa Banjarsari Kecamatan Merapi Timur, jalan amblas di desa Tanjung Tebat ,desa tanjung kurung ilir Kecamatan Kota Agung dan desa Beringin Jaya Kecamatan Merapi Selatan

Dengan Viralnya Pemberitaan Bencana Alam diBumi Seganti Setungguan di Media Online , Media Cetak maupun Media Eletronik Plt. Kepala Dinas PUPR Lahat, Mirza Azhari. ST. MT  saat dihubungi via ponsel oleh awak Media menerangkan, sesuai dengan kemampuan dana Pemkab yang ada saat ini maka tiga hari yang lalu, Rabu (13/2/2019) terjun ke lokasi longsor maupun jalan Amblas dan melakukan tindakan awal memberi tali garis pembatas peringatan disepanjang jalan .

“Untuk tindakan selanjutnya seperti pembangunan tembok penahan atau bronjong itu kita masih menunggu dana yang ada. Karena dana APBD sudah ketuk palu dan dana untuk penanggulan bencana di BPBD itu juga lagi kosong. Tapi kita telah mengetahui dengan jelas kondisi tanah amblas dan hal itu telah kami laporkan kepada Bupati Lahat,” pungkas pejabat yang terkenal ramah dan dekat dengan wartawan ini .( idham)

Tidak ada komentar