Weather (state,county)

Breaking News

Cik Ujang Harap PT MHP Kembalikan Hak Masyarakat

 Lahat, SRINE.Com- Perselisihan antara PT MHP (Musi Hutan Persada ) dengan warga Merapi Timur yakni desa Arahan dan Gedung Agung tak kunjung usai dan berlarut,bahkan pertemuan sudah digelar sebanyak 54 kali.

Pertemuan kali ini dilasanakan diruang Oproom Pemkab Lahat, Jumat (22/2/19) Pukul 15:30 Wib dan langsung dihadiri Bupati Lahat Cik Ujang SH, Asisten 2 Drs Suhirdin MM, Taupan Syarif GM Humas PT MHP, Jossy Kasi Op Polres Lahat,  AKP Herli Kapolsek Merapi,  Kapten Inf Subianto Danramil Merapi, Hartawan Plt PU PRKPP dan pihak yang berkompeten dengan masalah tersebut.

Tampaknya pertemuan ke 54 kali ini akhirnya membuahkan hasil yang dapat saling menguntungkan bagi pihak  yang berseketa.

  " Jangan menekan masyarakat, kalau itu haknya kembalikan saya harap jangan ganggu masyarakat Lahat tak mungkin mereka  yang mengambil hak perusahaan dan tidak usah diperpanjang itu menambah akan masalah",Tegas Cik Ujang.

Masih menurut Cik Ujang, begitu juga kebalikanya, bila warga bersalah dirinya mempersilahkan di proses menurut hukum yang berlaku.

"Diminta pada  perusahaan yang ada di Lahat salah satunya MHP, tolonglah hati nurani anda. juga dihimbau kepada masyarakat Arahan, Gedung Agung   kelolah lahan dengan baik dan jangan dijual " Harap Cik Ujang.

Sementara itu, Taupan Syarif dari Pihak MHP menegaskan, apapun keputusan pemerintah MHP akan menghormati dan mematuhi sembari menunggu revisi.

"Kami siap kalaupun sudah keluar SK dari kementrian Kehutanan, apapun keputusannya dari Areal dikurangi lahan kita, dan kami tidak ingin berlama- lama, konflik dari lahan 65,68 H ini secepatnya selesai", Katanya.

Senada dikatakan  Taufik dari Balai Kemantapan Kawasan Hutan menerangkan, secara yuridis mengurai permasalahan masalah hutan termasuk masalah MHP, ada yang ingin diperjelas bahwa luas Areal 131 Hektar merupakan Kawasan hutan Semanggus dan diantaranya 65,68 Hektar. ( Idham )

Tidak ada komentar