Header Ads

Bupati OKI Harap Melalui Semangat Gotong Royong Tangkap Peluang UMKM

Kayuagung, SRINE-Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Iskandar, SE mengajak masyarakatnya untuk menumbuhkan budaya gotong royong serta semangat peduli terhadap sesama. Selain itu juga posisi strategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang banyak dilalui proyek nasional harus mampu dimanfaatkan oleh Pemda dan masyarakat setempat untuk meningkatkan perekonomian.

Harapan tersebut diungkapan Bupati OKI, Iskandar SE pada kegiatan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) ke-16, HKG-PKK ke-47, yang digelar di Halaman GOR Biduk Kajang Kayuagung Kabupaten OKI, pada Kamis, (11/7/2019).

Menurut Iskandar, semangat gotong royong sekarang ini mulai memudar ditengah masyarakat modern. Karena itu, dia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat OKI agar membangun kembali budaya gotong royong.

" Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong ini adalah dalam rangka kita menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa ini agar tumbuh kembali pada tataran masyarakat di desa, dikota hingga tingkat keluarga. Dengan semangat gotong royong itu pula visi dan misi membangun Kabupaten OKI dapat cepat tercapai.” ujar Iskandar.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE juga menginginkan agar rest area (tempat istirahat) yang tersedia di Jalan Tol Trans Sumatera (JJTS) ruas Pematang Panggang-Kayuagung-Palembang diisi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal, asli dari Ogan Komering Ilir. Tol  Trans Sumatera ruas Pematang Panggang-Kayuagung sepanjang 77 Km dan tol Kayuagung-Palembang sepanjang 33,5 Km diperkirakan akan operasional akhir tahun ini. Selain tol OKI juga akan dilintasi jalur kereta Batubara sepanjang 3,6 Km.

“ Saya ingin produk UMKM dan usaha lokal OKI ini padati rest area tol, karena ini benefit kita untuk memajukan daerah. Peluang ini bila dimanfaatkan oleh pengusaha UMKM asli OKI, maka ekonomi yang ada di daerah ini semakin berkembang. Kita harus tangkap peluang itu, produk UMKM lokal potensial, akan kita berikan pendampingan agar penuhi kriteria” katanya.

Selain itu, tambah Iskandar dengan adanya ruang bagi pelaku usaha di OKI, maka akan membuka investasi dan banyak produk asli lampung yang bisa dijual, bahkan dibawa untuk oleh-oleh.

Lanjut Iskandar, lalu meminta kepada TP PKK OKI dan dinas terkait untuk memberikan pendampingan agar UMKM yang ada di OKI mampu memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditentukan dan layak untuk dipasarkan di rest area. Proyek-proyek strategis yang akan beroperasi ini harap Iskandar mampu memberi dampak ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat OKI.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK OKI Hj. Lindasari Iskandar berkeinginan agar Peringatan PKK ke -47 menjadi penyemangat TP PKK pelopor gerakan inpiratif dalam mendukung program pembangunan.

“Karena PKK itu mitra kerja pemerintah yang tumbuh dari oleh dan untuk masyarakat maka tugas kita untuk terus meningkatkan fungsi gerakan PKK melalui karya nyata dan  kreatifitas dalam mendukung program pemerintah, khususnya di Kabupaten OKI,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) OKI, Hj Nursula S. Sos mengatakan, pencanangan BBGRM XVI dan hari Gerak PKK tahun ini bertujuan untuk mendayagunakan peran lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra masyarakat serta meningkatkan kinerja PKK agar selaras dengan Program Pemerintah Kabupaten OKI.

“ Kita ingin melestarikan nilai Gotong Royong yang menjadi budaya bangsa serta memperkuat tanggung jawab sosial masyarakat, juga untuk meningkatkan peran PKK dalam membangun daerah,” tuturnya.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.