Header Ads

Dua Isu Penting Tentang Kesehatan yang Harus Diselesaikan 5 Tahun Kedepan

BATURAJA, SRINE - Menteri Kesehatan (Menkes) Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto Sp.Ra melalui
Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis  menegaskan ada dua isu penting  kesehatan yang harus diselesaikan terkait pembangunan SDM, yaitu masalah Stunting dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal ini ditegaskan Kuryana Azis saat upacara puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 Tahun 2019 di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Baturaja pada Rabu (27/11).

Peringatan HKN yang ke-55.dengan Tema  "Generasi Sehat Indonesia Unggul". Tema tersebut merupakan salah satu bentuk pengaplikasian amanat dari Presiden Joko Widodo, tentang pembangunan SDM,

Dalam 5 tahun terakhir, angka stunting (gizi buruk pada balita dan anak-anak) telah berhasil diturunkan hingga 10 persen, tetapi stunting masih menjadi permasalahan serius yang dihadapi masyarakat.

"Begitu juga dengan jaminan kesehatan masih banyak  permasalahan dihadapi, seperti BPJS masih belum sempurna. Untuk itu kita terus melakukan inovasi dan terobosan kesehatan yang lebih baik,"tegas Kuryana.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, selain dua isu tadi, yang menjadi fokus Kemenkes dalam 5 tahun mendatang adalah tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.

Pada peringatan HUT Ke-55 HKN tahun 2019 tingkat Kab OKU, Bupati menyerahkan plakat dan penghargaan Swasti Saba Padapa Kab OKU sehat tahun 2019.

Disamping itu juga diserahkan bibit ikan nilem bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 300.000 bibit diterima oleh ketua kelompok pengawas sungai di desa Banuayu.

Penyematan selempang kepada duta cegah stunting Kab OKU oleh ketua duta stunting Kab OKU ibu Hj. Badiar Dewi Kuryana Azis kepada ibu-ibu tim duta cegah stunting Kab OKU.

Selain itu juga dilakukan penyerahan selempang duta PSC 119 Kab OKU oleh Bupati OKU  diterima oleh Laila Adzani, Am.Keb.Deklarasi desa Stop buang air besar sembarangan (SBS) oleh 23 desa, dan berbagai kegiatan lain.(Ledi)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.