Header Ads

Keterbatasan Biaya, Warga Pali Ini Berjuang Melawan Kanker Tulang Hanya Mengandalkan Kartu KIS

PALI , SRINE- Akibat Kanker tulang yang menyerang paha kanan Zaqi Frandani 10 tahun, warga dusun lll Desa Talang Akar kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI ini, membuat anak kedua dari pasangan Rino Maryudi dan Mariana hampir tiga bulan tidak bisa mengikuti aktivitas belajar akibat penyakit kanker yang dideritanya.

Saat ditemui media ini Zaqi Frandani sedang duduk dikamar rumah yang menjadi tempat tidur bersama ayah ibu dan kakak perempuannya sambil menahan sakit yang tiada henti akibat benjolan besar dipaha kaki kanannya kian hari kian membesar.

Menurut keterangan Rino Maryadi orang tua Zaqi Frandani, berbagai cara dan usaha telah ditempuh untuk pengobatan putranya ini namun sampai saat ini belum membuat hasil. Meski hanya mengandalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ia pernah membawa anaknya ini ke Rumah Sakit Umum Daerah Talang Ubi.

" Pernah kita bawa ke RSUD Talang Ubi, tapi belum ada hasil, tiap hari Zaqi menangis menahan sakit, sebelumnya kami hanya mengandalkan pengobatan tradisional di kampung, karena keterbatasan biaya, kami hanya menggunakan kartu KIS untuk kerumah sakit," Kata Rino sabtu (11/1/20).

Ia menuturkan terhadap kanker tulang yang diderita putranya ini Biaya pengobatannya selama ini hanya mengandalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bantuan dari pemerintah, karena menurutnya selain dari kartu tersebut ia tidak mempunyai biaya untuk pengobatan anaknya.

" Gejala kanker tulang pada anak saya ini mulai tampak sejak 3 bulan ini, Semula dia terjatuh saat bermain bola kaki, dia mengatakan bahwa kaki kanannya sakit, kami bawa dia ke tukang urut tradisional, namun sebulan kemudian kaki nya bengkak sampai saat ini makin besar dan terus merasakan sakit berkepanjangan pada paha kanannya.

Sambil menahan air mata, Rino Maryadi mengharapkan kesembuhan bagi Zaqi Frandani. Dia juga menantikan uluran tangan dari para dermawan agar putranya mendapatkan pengobatan yang maksimal. Terlebih lagi, kanker tulang membuat Zaqi tidak bisa lagi sekolah dan bermain seperti anak lain yang seusianya.

Sementara itu Sunarto Kepala Desa Talang Akar mengungkapkan, bahwa anak dari warganya tersebut dalam waktu dekat ini akan diusahakan dibawa ke Rumah Sakit Palembang, dan ia akan koordinasi dengan Dinkes kabupaten PALI, dan Lembaga Jaringan Pendampingan Kebijakan Pembangunan (JPKP) kabupaten PALI.

" Kita sudah menyambangi Zaqi Frandani, insya allah kita akan bawa anak ini ke Rumah Sakit kota Palembang," tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua JPKP PALI, Rena membenarkan bahwa pihak akan siap mendampingi Pengobatan Zaqi Frandani ke Rumah Sakit kota Palembang, dan ia sudah koordinasi dengan JPKP Sumsel, menurut Rena berkemungkinan hari senin waktu dekat ini Zaqi Frandani sudah dibawa ke Palembang.

" Rencananya senin kita berangkat ke Palembang membawa Zaqi Frandani, kita nanti koordinasi sama Dinkes dan JPKP Sumsel, tinggal bagaimana nanti prosesnya, yang pasti kita siap," Kata Rena. (RD)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.