Prabumulih Canangkan Sensus Ekonomi 2026, 159 Petugas Mitra Dilepas ke Enam Kecamatan
PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sekaligus melepas 159 petugas mitra sensus yang akan bertugas melakukan pendataan di seluruh wilayah kota.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Walikota Prabumulih H Arlan , Ketua DPRD H Deni Victoria , kepala Dinas Kominfo Effriyadi , dan sejumlah kepala OPD lainnya.
Kepala BPS Kota Prabumulih, Jupni Amnus, S.E., M.M. melalui Cory menjelaskan, tujuan utama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 adalah memperoleh data lengkap mengenai aktivitas perekonomian dari seluruh lapangan usaha yang ada di masyarakat. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan, serta evaluasi program pembangunan yang telah berjalan.
“Seluruh kegiatan usaha akan didata, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, konstruksi hingga berbagai sektor jasa lainnya. Namun, untuk lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta jasa rumah tangga tidak termasuk dalam cakupan sensus,” jelasnya.
Pelaksanaan pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung selama 2,5 bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini mencakup seluruh wilayah Kota Prabumulih yang terdiri dari enam kecamatan serta 45 desa dan kelurahan.
" Sebanyak 159 petugas mitra sensus telah disiapkan dan akan disebar di seluruh wilayah pendataan untuk memastikan proses pengumpulan data berjalan optimal," tuturnya.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki perbedaan dibandingkan sensus sebelumnya yang dilaksanakan pada 2016. Salah satu pembaruan utama adalah masuknya usaha berbasis digital atau online ke dalam cakupan pendataan.
“Pada sensus sebelumnya, perkembangan usaha online belum sebesar saat ini. Di Sensus Ekonomi 2026, usaha yang dijalankan secara daring juga menjadi bagian penting yang akan didata,” ujarnya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan di Indonesia. Kegiatan ini digelar setiap 10 tahun sekali dan telah berlangsung sejak tahun 1986, kemudian 1996, 2006, 2016, dan kini 2026.
Melalui pelaksanaan sensus ini, diharapkan tersedia data ekonomi yang akurat, lengkap, dan mutakhir sebagai dasar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kota Prabumulih.

Posting Komentar