100 Peserta PLCLP 2026 Dibekali Pengamanan Obvitnas, Siap Jadi Tenaga Kerja Kompeten dan Berintegritas
SRIWIJAYA NEWS | PRABUMULIH – Sebanyak 100 peserta Program Pertamina Local Community Leaders Program (PLCLP) Tahun 2026 mendapatkan pembekalan khusus mengenai Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan kawasan strategis sekaligus menyiapkan sumber daya manusia lokal yang berkualitas.
Pembekalan berlangsung di Markas Komando Yonzipur 2/Samara Grawira, Selasa (14/7/2026), dengan menghadirkan Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kompol Feryanto, S.H., sebagai narasumber.
Dalam penyampaiannya, Kompol Feryanto menekankan pentingnya perlindungan aset strategis negara, khususnya sektor energi dan migas, serta mengajak peserta memahami bahwa keamanan kawasan industri merupakan tanggung jawab bersama.
Materi yang diberikan meliputi dasar hukum dan regulasi pengamanan Obvitnas, termasuk peraturan perundang-undangan dan ketentuan Kapolri mengenai sistem pengamanan kawasan vital nasional.
Peserta juga dibekali pemahaman mengenai kategori dan karakteristik Obvitnas, khususnya pada sektor energi dan migas seperti kawasan operasional Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.
Selain itu, pembekalan mencakup panduan keamanan dalam penyampaian aspirasi masyarakat, mulai dari ketentuan jarak aman pelaksanaan unjuk rasa di sekitar Obvitnas hingga mekanisme penyampaian pendapat yang tetap menghormati hukum dan tidak mengganggu operasional fasilitas vital.
Materi lainnya membahas Sistem Manajemen Pengamanan (SMP), yang meliputi penilaian risiko, mitigasi keadaan darurat, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan lingkungan kerja secara efektif.
Program PLCLP 2026 sendiri dirancang untuk mencetak tenaga kerja lokal yang siap bersaing di dunia industri. Setelah mengikuti rangkaian pembekalan, para peserta akan menjalani pelatihan sesuai bidang keahlian masing-masing, yaitu operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), juru ikat beban (rigger), teknisi AC, montir sepeda motor, dan jurnalistik.

Posting Komentar