News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

DPRD Prabumulih Pastikan Tak Ada Relokasi Pedagang Pasar Andalas-Kelapa, Fokus Perbaikan Infrastruktur

DPRD Prabumulih Pastikan Tak Ada Relokasi Pedagang Pasar Andalas-Kelapa, Fokus Perbaikan Infrastruktur

 


SRIWIJAYA NEWS | PRABUMULIH – Puluhan pedagang yang berjualan di kawasan Jalan Kelapa dan Jalan Andalas, Pasar PTM I Prabumulih, mendatangi Kantor DPRD Kota Prabumulih, Jumat (24/7/2026). Mereka menyampaikan aspirasi sekaligus menolak isu relokasi ke Pasar Pagi Eks Polsek Timur .

Rombongan pedagang diterima Ketua Komisi II DPRD Kota Prabumulih, Riza Ariansyah, S.H., didampingi Sekretaris Komisi II Ahmad Riza Diswan serta anggota HM Rasyid Sag, MM, Hartono Hamid, dan Zainuddin di ruang rapat DPRD.

Ketua Komisi II DPRD Kota Prabumulih, Riza Ariansyah, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin kesepakatan. Salah satunya, para pedagang mendukung rencana pemerintah memperbaiki Jalan Andalas, Jalan Kelapa, dan drainase di kawasan pasar, dengan syarat mereka tetap diperbolehkan berjualan di lokasi yang ada saat ini.

"Para pedagang sepakat mendukung perbaikan jalan dan drainase. Namun mereka berharap tetap dapat berjualan di lokasi sekarang. Hal ini juga telah kami bahas bersama Dinas Perdagangan," ujar Riza.

Menurutnya, teknis pelaksanaan pembangunan nantinya akan diatur agar proses perbaikan infrastruktur tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas perdagangan.

Riza juga meluruskan isu yang berkembang terkait relokasi pedagang. Ia menegaskan hingga kini Pemerintah Kota Prabumulih belum pernah membahas ataupun memutuskan pemindahan pedagang dari Jalan Andalas dan Jalan Kelapa.

"Ini sebenarnya hanya miskomunikasi. Dinas Perdagangan pada 15 Juli lalu hanya melakukan sosialisasi terkait rencana perbaikan Jalan Andalas, Jalan Kelapa, dan drainasenya. Belum ada pembahasan ataupun keputusan mengenai relokasi pedagang," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Prabumulih, Muhtar Edi, menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah penataan dan perbaikan infrastruktur pasar, bukan memindahkan pedagang.

"Belum ada rencana ataupun wacana relokasi. Ke depan tentu akan dibahas jika memang diperlukan, tetapi saat ini fokus pemerintah adalah perbaikan infrastruktur. Jadi tidak ada rencana memindahkan pedagang dari lokasi mereka," katanya.

Perwakilan pedagang, Septi, mengaku lega setelah mendapat penjelasan dari DPRD dan Dinas Perdagangan. Menurutnya, para pedagang siap mendukung penataan kawasan pasar selama tetap dapat berjualan di lokasi yang sama.

"Kami siap ditertibkan dan mendukung perbaikan jalan maupun drainase. Yang penting kami tetap bisa berjualan di Jalan Andalas dan Jalan Kelapa, tidak dipindahkan ke  Pasar pagi eks Polsek timur ," ujarnya.

Hal senada disampaikan Okta. Ia mengatakan seluruh pedagang berharap pemerintah tetap mempertahankan lokasi usaha mereka karena menjadi sumber mata pencaharian ratusan pedagang.

"Kami sepakat ditertibkan, tetapi tetap berjualan di Andalas dan Kelapa. Dari hasil pertemuan tadi juga dijelaskan bahwa informasi relokasi hanya karena miskomunikasi. Jumlah pedagang di kawasan ini sekitar 700 orang, sehingga kami berharap tetap bisa berjualan di tempat sekarang," tutupnya.


Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar