News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pimpinan BRI Regional Sumsel Panen Raya Melon Inthanon Binaan YBM BRilian Di Desa Sindur, Dorong Petani Prabumulih Naik Kelas

Pimpinan BRI Regional Sumsel Panen Raya Melon Inthanon Binaan YBM BRilian Di Desa Sindur, Dorong Petani Prabumulih Naik Kelas


PRABUMULIH, SRIWIJAYA NEWS – Pimpinan Wilayah BRI Regional Sumatera Selatan, Lutfhie Iskandar yang diwakili Wakil Pimpinan Yuanda Rahman beserta jajaran  melakukan panen raya Melon Inthanon hasil budidaya Green House binaan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN di Desa Sindur, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Jumat (7/8/2026).

Program budidaya melon tersebut merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dana zakat yang dikelola YBM BRILiaN. YBM BRILiaN sendiri merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang berada di lingkungan pekerja Bank BRI dan berfokus pada pemberdayaan kaum duafa serta masyarakat kurang mampu.

Melon Inthanon yang berasal dari Thailand ini menjadi satu-satunya varietas yang dibudidayakan di Prabumulih. Selain menghasilkan buah berkualitas premium, lokasi green house juga mulai berkembang menjadi destinasi wisata petik melon baru bagi masyarakat. Buah melon tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp30 ribu per kilogram.


Perwakilan Kelompok Tani Arto Moro, Siswanto, mengungkapkan bahwa bantuan dari YBM BRILiaN mencakup penyediaan bibit, pupuk, sarana pendukung seperti bambu dan plastik green house, biaya tenaga kerja, hingga sewa lahan.

"Total bantuan yang kami terima mencapai sekitar Rp168 juta, mulai dari pembukaan lahan, penyewaan lahan hingga proses panen," ujarnya.

Ia menjelaskan, sekitar 3.000 pohon melon telah ditanam dan mulai dipanen setelah masa tanam sekitar 70 hari. Hingga saat ini, kelompok tani telah melakukan tiga kali panen dengan omzet yang telah mencapai sekitar Rp250 juta.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada YBM BRILiaN dan BRI atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat membantu meningkatkan penghasilan kelompok tani. Harapan kami ke depan program ini dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan tambahan agar manfaatnya semakin besar," katanya.

Menurut Siswanto, sebagian keuntungan hasil panen disisihkan kembali sebagai modal usaha agar budidaya melon dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah BRI Regional Sumsel, Yuanda Rahman, mengaku senang dapat hadir dalam panen raya tersebut. Menurutnya, program ini menjadi bukti bahwa dana zakat mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.

"Kami senang dapat membantu melalui dana zakat untuk memberdayakan petani agar usahanya semakin berkembang. Semoga semakin banyak petani yang merasakan manfaat program seperti ini sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap usaha budidaya melon tersebut terus tumbuh hingga para petani nantinya mampu mengembangkan usahanya secara mandiri melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.

"Apabila usaha ini sudah berkembang dan memenuhi persyaratan, petani dapat mengajukan KUR BRI. Untuk pinjaman di bawah Rp100 juta bahkan tidak memerlukan agunan. Kami berharap program ini terus berlanjut dan manfaatnya semakin luas bagi masyarakat," pungkasnya.(@d)..

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar