News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

APBD Perubahan Prabumulih 2026 Capai Rp1,147 Triliun, Defisit Rp159,71 Miliar Ditutup dari Pembiayaan

APBD Perubahan Prabumulih 2026 Capai Rp1,147 Triliun, Defisit Rp159,71 Miliar Ditutup dari Pembiayaan

 


SRIWIJAYA NEWS | PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih menyampaikan Nota Pengantar Wali Kota terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna ke-XXXII Masa Persidangan III DPRD Kota Prabumulih, Rabu (23/9/2026).

Rapat paripurna dipimpin Wali Kota Prabumulih H. Arlan, didampingi Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M. Hadir pula Ketua DPRD Kota Prabumulih H. Deni Victoria, S.H., M.Si., Wakil Ketua I H. Aryono, S.T., Wakil Ketua II Ir. Dipe Anom, Sekretaris Daerah H. Elman, S.T., M.M., para Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, camat, lurah, serta kepala desa se-Kota Prabumulih.

Dalam Nota Pengantarnya, H. Arlan menjelaskan, penyusunan APBD Perubahan 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan pendapatan daerah dan kebutuhan belanja. Rancangan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan Kota Prabumulih.

“Pemerintah Kota Prabumulih telah berupaya semaksimal mungkin menyusun program kerja tahunan dengan memperhitungkan sumber pendapatan dan kebutuhan belanja daerah,” ujar H. Arlan.

Dalam rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp982,87 miliar. Sementara itu, total belanja daerah diproyeksikan sekitar Rp1,147 triliun.

Dengan komposisi tersebut, terdapat defisit anggaran sekitar Rp159,71 miliar yang akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan.

Adapun belanja daerah terdiri atas belanja operasional sekitar Rp984,43 miliar, belanja modal Rp94,64 miliar, belanja tidak terduga Rp5 miliar, serta belanja transfer sekitar Rp62,97 miliar.

Sementara penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp159,71 miliar, yang antara lain bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Sedangkan pengeluaran pembiayaan direncanakan nihil.

H. Arlan menegaskan, arah kebijakan pembangunan Kota Prabumulih tahun 2026 difokuskan pada sejumlah sektor strategis.

Di antaranya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan pengangguran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pembangunan infrastruktur dasar, serta meningkatkan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, penyusunan APBD Perubahan tidak hanya berkaitan dengan penyesuaian angka-angka anggaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan program dan kegiatan pemerintah daerah tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta target pembangunan daerah.



Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar