Header Ads

SMP YPIP PERIS Di Percaya Jadi Wakil Sumsel Sebagai Tuan Rumah Pelatihan Kurikulum 2018

PALI, SRINE. Com --Sebagai media sosialisasi kurikulum 2013, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pelatihan yang diperuntukkan bagi Kepala sekolah dan guru.

SMP YPIP PERIS Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merupakan salah satu sekolah yang di tunjuk sebagai tuan rumah kegiatan yang dilaksanakan dua tahapan yakni, tahap 1 dimulai 29 Mei -3 Juni sedangkan tahap 2 dari 5 -10 Juni 2018. dan hari ini, Minggu, (10 /6/2018) pelatihan ini resmi di tutup.

Dalam pelatihan tersebut bertindak sebagai pembimbing utusan  pengawas PPPPTK (Pusat Pengembangan, Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Pendidikan) bahasa langsung dari ibukota Jakarta, Muhammad Ma'un, SPd,
 MPd.

Menurut Muhammad Ma'un, kegiatan pelatihan ini dinilai berhasil, hal tersebut terlihat dari antusiasnya kehadiran peserta hingga cara guru mengerjakan soal.

"Alhamdulillah sampai hari ini berdasarkan pengumuman kelulusan dengan 98 peserta  tahap 2 yang lulus sebanyak 93 orang ," ungkapnya.

Senada, salah satu  Narasumber, Suparmanto,  S.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada kepala sekolah dan jajaran guru yang telah memfasilitasi sehingga kegiatan pelatihan ini berjalan lancar dan sukses.

"Terimakasih  pak Ade Irawan Kepala sekolah SMP PERIS, juga para dewan guru yang telah membantu sehingga acara kita ini berjalan baik sesuai harapan kita bersama", ujar nya.

Selain itu, Suparmanto berharap agar  pelatihan ini melahirkan para dewan guru dan Kepala Sekolah yang menjadi panutan bagi anak-anak bangsa.

" Insyah allah dibulan suci ramadhan ini kita semua dapat menjadi contoh terbaik bagi anak - anak  yang kita didik. Dan Semoga pelatihan beberapa hari ini diharapkan menjadi bekal pengetahuan yang luar biasa bagi bapak ibu guru dan kepala sekolah dalam menciptakan anak bangsa yang lebih baik segala bidang",harapnya.


Dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan Kesan dari Peserta salah satunya menyampaikan, banyak terimah kasih kepada lembaga PPPPTK BAHASA dari Jakarta serta narasumber, dan pihak diknas serta pihak sekolah SMP PERIS sehingga kami semua peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan baik sampai penutupan acara,terimah atas ilmu yang telah diberikan oleh narasumber pembimbing kepada kami peserta, tak lupa juga kami ucapkan tetimah kasih banyak  kepada Kepala Sekolah dan Jajaran guru SMP PERIS  atas fasilitas tempat yang diberikan kami bersyukur adanya pelatihan ini dapat menambah ilmu pengetahuan bagi kami dalam mendidik siswa - siswi disekolah kami masing - masing. Kami juga mengucapkan Mohon maaf Lahir Bathin,  beribu - ribu maaf kami sampaikan bilamana kami seluruh peserta terdapat ada kekurangan atau yang kurang berkenan dihati bapak ibu narasumber dari Jakarta serta panitia penyelenggara. . Terhadap penyelenggarah alhamdulillah sambutan serta fasilitas yang kami terimah cukup baik, semoga walau pun masih ada kekurangan dari penilaian ini menjadi motivasi kita bersama untuk menuju perubahan yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Sementara itu, Kepala SMP YPIP PERIS Pendopo Kabupaten PALI Ade Irawan, S.Pd. dalam kesempatan yang sama mengucapkan banyak terimah kasih kepada semua pihak yang telah mempercayakan sekolah kami ini untuk dijadikan salah satu tempat pelatihan yang satu - satunya sekolah mewakili SMP dalam Kabupaten PALI bahkan satu - satunya sekolah yang mewakili Sumatera Selatan yang ditunjuk oleh PPPPTK menjadi tempat pelatihan yang sudah kita selenggarakan ini.

Lebih jauh Ade Irawan menjelaskan bahwasanya sekolah  yang mempunyai semboyan Jujur, Adil dan Bijaksana ini merupakan Salah - satu sekolah yang tertua di Kabupaten PALI,  Sekolah ini berdiri pada tahun 1934, serta banyak sejarah yang terkandung disekolah ini dan bahkan sudah banyak sekali alumni sekolah ini menjadi pejabat tinggi Negara ditanah air.

"Salah satunya Mantan Gubernur Sumsel Asnawi Mangku Alam ditahun 1974",pungkasnya.

Ditambahkan nya, Ada beberapa alasan dari Kementrian pendidikan Republik Indonesia menunjuk SMP YPIP Pendopo Talang Ubi PALI yakni,  ada nilai sejarah dan budaya yang tinggi yang terkandung disekolah yang waktu itu bernama Nedherland Islamic School( Sekolah Hindia Belanda) yang pendirinya Vande Hour yang sekarang berganti nama Yayasan Perguruan Islam Pendopo ( YPIP ). Sekolah ini dulu hidup di 3 Zaman yakni Zaman Penjajahan Hindia Belanda, Zaman Penjajahan Jepang dan Kemerdekaan RI sampai detik sekarang ini YPIP tetap jaya mensukseskan berbagai alumni terbaik.

"Sesuai dengan Amanah leluhur pendiri YPIP,Akan kita kembangkan dan kita lestarikan serta budayakan nilai - nilai luhur yang terkandung dalam isi YPIP.  Kami segenap guru penerus disekolah ini kedepan akan berbuat semakin dan lebih baik dimasa sekarang dan masa yang akan datang, sekolah ini mengutamakan kebersihan, kedisiplinan dan keagamaan serta terus melakukan peningkatan mutu pendidikan yang berkualitas dan profesional dalam bekerja khususnya dalam dunia pendidikan.
Semoga apa yang sudah kita laksanakan ini mendapatkan barokah, rahmat dan ridho dari Allah Swt serta restu dari para leluhur YPIP",Tutup Ade Irawan.

 Megawati, S. Pd Kabid GTK   Diknas Pali menyampaikan terimah kasih kepada pihak sekolah SMP YPIP Peris sebagai tuan rumah dan penyelenggarah hingga acara ini berjalan lancar dan sukses.

"Semoga YPIP kedepan akan menjadi sekolah yang semakin baik, karena melihat dari sekolah ini menjadi tuan rumah tak sedikit pun ada halangan sampai berakhirnya kegiatan dengan hasil pencapaian 93 persen",Harap nya.

Terpisah,  Herman karta kusuma staf evaluasi pendidikan dan pelatihan PPPPTK( Pusat Pengembangan Pemberdayaaan,  Pendidikan dan Tenaga kependidikan) bahasa, mengatakan sesuai fungsi kami yang mendidik,  melatih,  dan mengembang kurikulum 2013 yang dari tahun ketahun telah disempurnakan.

" Nah barusan kita telah lakukan 2 tahapan pelatihan, efektif tahap pertama 83 peserta peserta 72 orang, tahap tahap 2 , 98 orang realisai 96 orang.dengan total 181 peserta.
harapan kita kepada semua peserta kiranya dapat menerapkan kurikulum yang baik ini dan dapat membimbing guru - guru yang belom hadir sehingga mereka juga dapat ilmu serta termotivasi untuk mendidik anak bangsa",(red).





Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.