HEADLINE NEWS

Minim Atlit Volly Ball, Bupati OKU Apresiasi Kegiatan Karang Taruna untuk Mencari Bibit Berbakat

By On Desember 08, 2019

BATURAJA , SRINE-| Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs H Kuryana Azis memberikan apresiasi atas terselenggaranya even Turnamen Volly Ball antar Karang Taruna yang di gagas oleh Karang Taruna Kecamatan Peninjauan sebagai ajang mencari bibit - bibit berbakat untuk kejuaran tingkat Kabupaten.

Diakui Kuryana, perhelatan Pekan Olah Raga Provinsi yang di gelar di Kota Prabumulih kemarin, Kontingen OKU tidak mengirimkan Club Volly Ball, hal ini disebabkan minimnya atlit pemain Volly.

"Kedepan diharapkan bisa meningkatkan kegiatan seperti ini, terutama ajang pencarian bibit - bibit muda yang berbakat untuk dibina sebagai atlit yang bisa mewakili daerah,"kata Kuryana saat penutupan Turnamen Volly Ball antar Karang Taruna di Desa Kepayang pada Minggu sore (8/12).

Dengan kegiatan seperti ini kata Kuryana, nantinya setiap kecamatan akan memiliki club - club Volly yang handal.

" Sudah barang tentu pembinaannya harus berkesinambungan.dan berkelanjutan secara terus menerus, terlebih lagi OKU akan menjadi tuan rumah Porprov di tahun 2021"ujar Kuryana.

Dalam kesempatan itu Kuryana juga berpesan, lebih giat lagi berlatih, meskipun saat ini belum menjadi pemenang,"Juara bukan segalanya, namun dengan mengikuti even seperti ini, karang taruna setiap desa agar lebih giat lagi berlatih untuk meningkatkan prestasi, kejenjang yang lebih tinggi,"Pesan Kuryana.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Peninjauan Rudi Hartono memgatakan, Turnamen Volly Ball antar Karang Taruna tersebut di ikuti oleh 50 Club Karang Taruna Desa dari 8 Kecamatan Se OKU.

"Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak terutama Kepala Desa Kepayang dan Karang Taruna Desa Kepayang kegiatan selama 18 hari dari tanggal 20 November - 8 Desember  ini sukses dilaksanakan,"kata Rudi.

Selain itu juga Rudi mengucapkan terima kasih kepada Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, dan Dinas Pemuda Olah Raga yang memberikan suport atas terselenggaranya turnamen antar karang taruna tersebut.

"Kami atas nama Karang Taruna Kecamatan dan segenap Panitia pelaksana mengucapkan terima kasIh atas suport yang diberikan oleh Bupati OKU serta Dinas Pemuda Olah raga,  kedepan kegiatan seperti ini akan lebih banyak lagi,"ucapnya.

Penutupan turnamen volly Ball antar Karamg Taruna ditutup secara resmi oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dilanjutkan pembagian hadiah berupa Trofi, Piagam penghargaan dan uang pembinaan dari Bupati OKU.

Turnamen Volly Ball antar Karang Taruna sebagai juara pertama di raih oleh Karang Taruna Desa Belimbing Kecamatan Peninjauan, juara kedua diraih oleh Karang Taruna Desa Batu Winangun Kecamatan Lubuk Raja, juara ke tiga diraih oleh Karang Taruna Desa Kepayang Kecamatan Peninjauan, dan juara harapan di raih oleh Karang Taruna Desa Belatung Kecamatan Lubuk Batang.(Ledi).

Ketua NPCI Sumsel :  Daerah Yang Tidak Ikut Peparprov Diskriminasi Berat Dan Melanggar HAM

By On Desember 08, 2019

Ketua NPCI Sumsel ,Ryan Yhowari saat memberikan Keterangan pada awak media, Sabtu,(7(12/19)


PRABUMULIH, SRINE- Tidak turut sertanya empat kabupaten / kota pada Pekan Paralympic Provinsi ( Peparprov) Sumsel ke-2 tahun 2019 di Kota Prabumulih, mendapat sorotan dari semua pihak.

Salah satunya datang dari Ketua National Paralympic Commite Indonesia  ( NPCI) Sumsel, Ryan Yhowari. Menurutnya , berdasarkan UU No 5 tahun 2005 dalam sistem keolahragaan nasional , pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban melayani , memberikan perhatian dan menjamin terlaksananya kegiatan olahraga bagi setiap WNI tanpa adanya diskriminasi.

Hal ini kata dia , di pertegas dengan UU No 8 tahun 2016 tentang perlindungan Hak disabiltas di bidang olahraga.

" Didalamnya disebutkan, Pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban melayani dan memberikan hak yang sama bagi insan olahraga disabilitas tanpa membedakan atlit pada umumnya," ucapnya.

Atlit yang pernah menjuarai kejuaaraan dunia bulutangkis di Madrid, Spanyol ini sangat menyayangkan tidak turut sertanya Empat Kabupaten/Kota pada Peparprov ke-2 ini yang disebabkan karena tidak adanya anggaran.

" Yang tidak ikut adalah Kabupaten Oku Selatan, Kota Pagar Alam, Empat Lawang dan Musi Rawas Utara ( Muratara). Jika tidak ada anggaran , mengapa di Porprov bisa ikut," tegasnya saat di wawancara media, Sabtu (7/12/19) di Gedung Bina Ria II Pertamina, Prabumulih.


Di balik itu, Ryan menilai pemerintah daerah yang tidak mengikutkan serta kan  atlit pada Peparprop merupakan suatu perbuatan diskriminasi.

" Ini jelas diskriminasi berat dan melanggar ham , jika tidak ada anggaran mengapa di porprov bisa ikut," imbuhnya.

pria kelahiran Desa Kasai, Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim ini berharap agar  semua pemerintah daerah bisa mendukung sehingga para atlitnya bisa berpartisipasi dan ikut berlaga pada peparprov pada tahun berikutnya.

" Semoga kedepan, para pimpinan daerah yang belum bisa ikut sertakan atlitnya bisa  mendukung terutama terkait anggaran, jangan dibeda- bedakan dengan atlit umum.

Diujung, Ryan minta agar Gubernur Sumsel mengirim surat kepada daerah yang tidak bisa mengikut sertakan atlitnya, apalagi  peparprov lanjut dia merupakan ajang seleksi dan pintu masuk para atlit menuju kejuaraan tingkat nasional.

" Saat pembukaan , Wagub Sumsel menegaskan jangan ada perbedaan dengan atlit umum, Termasuk masalah bonus ," tandasnya.

Sementara itu, Maradika atlit asli Pagar Alam , terpaksa harus ikut kontingan kabupaten Muara Enim pasalnya Kota Pagar Alam tidak bisa ikut katena tidak ada anggaran.

" Sangat kecewa, semoga kedepan pemerintah Pagar Alam lebih memperhatikan atlitnya , karena ini awal menuju kejuaraan nasional.Semua atlit. pasti menunggu momen ini, " terang pebulutangkis yang melaju ke final di nomor Tunggal dan ganda campuran ini.

Untuk diketaui,  Peparprov merupakan ajang olahraga bagi atlit disabilitas dan pada Peparprov kali ini mempertandingkan  cabor. Yakni, Catur, Renang, Atletik, Bulu Tangkis, Tennis Meja,  Voli duduk dan Gooll Ball .

Atlit Lari Prabumulih Langganan Emas  Di Peparprov Sumsel

By On Desember 08, 2019

Wako Prabumulih. H Ridho Yahya didampingi istri tercinta Hj Suryanti Ngesti Rahayu saat mengalungkan medali kepada M Rendi, Minggu Pagi (8/12/19)


PRABUMULIH, SRINE-- M Rendi Aprianto , kembali berhasil mengharumkan nama kota Prabumulih melalui tetesan keringatnya dengan torehan prestasi olahraga di Pekan Paralympic ke-2 tahun 2019.

Putra  ketiga pasangan Rudianto dan Dewi Caroline yang beralamat di Jl Graseta Blok G No 32 Rt 4 Rw 5 Kelurahan Gunung Ibul,  Prabumulih Timur  ini berhasil  dua kali naik podium  mempersembahkan dua emas melalui cabor lari 100 M dan 400 M Putra.

M Rendi bersama ayah tercinta, Rudianto
Tidak hanya itu, pada Peparprov pertama di Kabupaten Muara Enim 2017 lalu, Siswa yang baru lulus SMA (SLB )  kelahiran Prabumulih 11 April 2001 silam ini berhasil menyumbang 3 medali emas masing -masing pada nomor lari 100 M, 200 M dan 400 M Putra.

Ayahnya,  Rudianto mengatakan , biasanya Rendi turun di tiga nomor yakni, 100M, 200 M dan 400 M.

" Entah mengapa kali ini nomor 200 M Putra tidak dipertandingkan," sesalnya.

Dibalik bonus yang disediakan, Rudi berharap agar Pemerintah Kota Prabumulih dapat mewujudkan keinginan M Rendi untuk melanjutkan studi nya hingga ke bangku Perguruan Tinggi.


" Malah pada tahun 2017 lalu , Rendi ikut berangkat ke Solo mewakili Sumsel di Peparnas, namun sayang hanya bisa belum berhasil, Semoga keinginan Rendi untuk kuliah terwujud ," kata sang ayah kepada fortal ini. ( Ad)

Pebulutangkis Prabumulih  Kembali Sumbang Dua Emas

By On Desember 08, 2019

PRABUMULIH, SRINE-- Perolehan emas kontingan Peparprov Sumsel ke-2  kota Prabumulih kembali bertambah. Kembali cabor bulutangkis berhasil menyumbang dua medali emas .

Emas pertama lewat atas nama Arico yang berhasil mengalahkan Mahardika atlit Muara Enim di partai final dengan dua set langsung, 21-9  dan 21 -11 di Gedung Bina Ria II Pertamina Prabumulih, Minggu (8/12/9).

Sedangkan untuk medali emas kedua, melalui raket Reksi yang menang tipis melawan atlit Ogan Ilir,  M Habibi.

Pada set pertama, Reksi unggul 21-15, Set kedua Habibi bisa membalas  dengan 21-7. Di set hidup mati, Reksi kembali unggul dengan skor 21-12.

Arico menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan dirinya yang telah mempersembahkan dua medali emas bagi kota Prabumulih.

" Alhamdulillah , Terimakasih kepada Allah Swt yang telah memberikan kemenangan ini..medali ini saya persermbahkan bagi orang tua dan seluruh masyarakat Prabumulih," tutur nya sumringah, Minggu (8/12/19).

Berdasarkan data yang dihimpun, dari Cabor Bulutangkis, Tuan Rumah Prabumulih berhasil memperoleh tiga emas setelah sebelumnya mereka pada sabtu (   7/11/19) berhasil mendapatkan satu emas pada nomor ganda putra Reksi- Arico.(Ad)

Prabumulih Dan Muara Enim Dulang Medali Emas Pada Cabor Bulu Tangkis Di Peparprov Sumsel Ke-2

By On Desember 07, 2019

PRABUMULIH, SRINE-- Pada pertandingan bulu tangkis di Pekan Paralympic Provinsi (PeparProv ) Sumsel ke-2, tim Kabupaten Muara Enim berhasil meraih dua medali emas di kelas upper 5 (cacat atas ) melalui  Riyan Yhowari  yang menang dua set langsung 21-17 dan 21 -19 atas atlit bulu tangkis Palembang Erik .

Untuk medali emas kedua, Riyan-  Nurpadli  pada nomor ganda berhasil menang dengan susah payah dengan melalui tri set melawan Yuslan-Saprudin dari Ogan Ilir.


Pertandingan yang dipimpin wasit Heri AB ,SH dan Asisten wasit Rudianto di gedung Bina Ria Kompleks Pertamina Prabumulih  berkesudahan dengan 21-23, 21-17 dan 21-19.

" Bersyukur dengan hasil ini, walaupun saya menang dengan susah payah. Artinya generasi muda sudah bermunculan. sebagai ketua   saya juga berkewajiban menyiapkan generasi berikutnya, sekarang sudah banyak yang bagus-bagus," terang pebulutangkis yang juga Ketua Nacional Paralympic Commite Indonesia (NPCI) ,Ryan Yhowari pada media  usai pertandingan,Sabtu ( 7/12/19).

Sementara tuan rumah Prabumulih berhasil mendapatkan medali  emas  pada nomor 3/4 setelah Reksi dan Edi Amirico setelah berhasil naik podium setelah unggul atas atlit bulu tangkis Ogan Ilir Lukman- Ruslan dua set langsung .

" Harapan biso raih satu mas lagi di tunggal putra pada pertandingan besok pagi," ucapnya. (01)



Ribuan PHL Prabumulih Ikut Tes Uji Kompetensi, 100 Soal Wajib Selesai 1 Jam

By On Desember 07, 2019

PRABUMULIH, SRINE- Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM) dan profesional kerja, Pemerintah Kota Prabumulih mewajibkan  tenaga honorer mengikuti tes kompetensi sekaligus menjadi syarat memperpanjang Surat Keputusan (SK) di tahun 2019.

Ujian kompetensi secara tertulis yang diikuti ribuan Pegawai Harian Lepas (PHL) ini digelar di pendopoan rumah dinas walikota  sabtu (07/12/2019).

Sebelumnya, sudah diterbitkan surat edaran dari Pemkot secara langsung ditujukan melalui kepada semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian atau unit kerja yang berada dilingkungan Pemkot Prabumulih, tenaga Honorer Pekerja Harian Lepas  (PHL) dan tenaga Profesional kota Prabumulih.


Para peserta uji kompetensi harus penuhi syarat- syarat dengan ketentuan penyerahan KTP dan SK yang dilegalisir dari masing masing SKPD .


Para PHL di prabumulih ini terdiri dari 2.183 tenaga teknis, 733 tenaga pendidikan dan 908 tenaga kesehatan yang akan di lakukan tes uji kompetensi untuk penyeleksian dan penyaringan terhadap PHL dan tenaga profesional kota Prabumulih.


Untuk jumlah soal yang dikerjakan ada 100 soal dengan tempo waktu 60 menit. kita dituntut dalam uji kompetensi untuk bisa menyelesaikan soal dengan cepat, benar dan efesien.


"Tak perlu tegang tes ini akan dilakukan setiap tahunnya, jangan takut jika tidak lulus ditahun ini maka di tahun depan bisa mengikuti lagi, untuk yang sudah lulus juga ditahun depan dilakukan tes lagi," kata Kepala BKPSDM, Benny Rizal SH MH menerangkan, Berdasarkan hasil tes uji kompetensi akan diumumkan perkiraan dalam waktu 2 minggu yang akan datang, untuk seterusnya ditahun yang akan datang akan lebih di tertibkan kembali dengan absensi menggunakan Fingerprint.

" Tes ini akan dilakukan setiap tahun,  tidak lulus ditahun ini maka di tahun depan bisa mengikuti lagi, untuk yang sudah lulus juga ditahun depan dilakukan tes lagi, jadi jangan takut dan terlalu tegang," tegas Beni.

Mantan Kabag Hukum Kota Prabumulih ini menegaskan bahwa tes ini tidak ada sangkut pautnya dengan politik sekalipun,.

" Diharapkan kepada seluruh phl yang nantinya dinyatakan lulus kedisiplinannya lebih ditingkatkan lagi menuju pegawai yang profesional," terangnya.




Polisi Amankan Satu Pelaku Penodong di Jalan Lingkar Di Kediamannya

By On Desember 06, 2019

PRABUMULIH, SRINE- Satu tersangka penodongan dengan menggunakan senjata api di Jalan Lingkar, Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, Kamis (05/12/2019) sekitar pukul 00.30 wib, berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur.

Pelaku yang berhasil diamankan yakni Mintan (20), warga Jalan Baturaja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih.

Penangkapan pelaku atas adanya laporan korban Ansori (43), warga Perumnas Polda, Kota Palembang.

Menurut data dari pihak kepolisian, adapun kronologis kejadian berawal pada saat korban dengan menggunakan kendaran mobil melintas di Jalan Lingkar.

Pelaku yang berjumlah 2 orang langsung mengejar dan melintangkan motor nya  sehingga korban berhenti, selanjutnya pelakupun memperlihatkan senjata api nya ke korban sembari meminta uang.

Takut dengan pelaku yang bersenjata api korbanpun memberi uang Rp.100 .000 Rupiah, namun pelaku merampas uang korban yang berjumlah Rp.700 .000 dan langsung kabur.

Dengan adanya kejadian tersebut , korban melaporkan ke Polsek Prabumulih Timur. Mendapati laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan didapat informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya dijalan Batu Raja, lalu dilakukan penangkapan terhadap pelaku dan pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Alhadi Ajansyah SH membenarkan penangkapan salah satu pelaku.

"Kita berhasil mengamankan 1 pelaku dan barang bukti berupa sisa uang sebesar 70ribu rupiah,1 unit motor XEON dan1 buah pisau, untuk pelaku yang membawa senjata api akan terus kita kejar, Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya pelaku di jerat dengan pasal 365 KUHP," pungkasnya.

Panglima TNI : Gunakan Filosofi “Ala Bisa Karena Biasa”

By On Desember 06, 2019

DEPOK, SRINE-- Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan latihan. Karena untuk mencapai prestasi terbaik dan membanggakan, diperlukan proses latihan secara bertahap, berlanjut dan berkesinambungan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai.

Demikian disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada upacara penutupan Lomba Tembak Piala Panglima TNI Tahun 2019 di Lapangan Tembak Kartika Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/12/2019).

“Untuk itu perlu kiranya bagi tiap-tiap angkatan menyelenggarakan event kejuaraan menembak sebagai outcome  dari pembinaan dan latihan di satuan. Jadikan event tersebut sebagai pemacu motivasi, sehingga menjadi tolok ukur keberhasilan para atlet menembak TNI,” kata Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa atas nama komando mengucapkan selamat kepada para atlet yang meraih predikat juara dalam rangka Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2019 yang diselenggarakan selama 5 (lima) hari, dan telah berjuang menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk menjadi yang terbaik dan kepada para atlet yang meraih prestasi meningkat dari event sebelumnya.

“Kepada yang belum berhasil bahkan mengalami penurunan dari sebelumnya, saya mengingatkan bahwa hasil hari ini merupakan tantangan untuk tampil lebih baik di hari esok, sekaligus menjadi bahan evaluasi masing-masing angkatan dalam pembinaan petembak selama ini,” ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, apapun hasil dari lomba tahun ini, harus di apresiasi dan dijadikan potret dari tiap-tiap kontingen, guna mengambil langkah dalam pembinaan prestasi secara professional, searah dengan kemajuan sport management yang berkembang, baik terkait dengan rekrutmen atlet maupun sistem dan metoda latihan.

“Atas nama pribadi saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara dan pendukung, secara khusus kepada Panglima Divisi 1/Kostrad selaku tuan rumah dan ketua penyelenggara atas terlaksananya Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2019 dengan tertib, aman dan lancar,” katanya.

Kepada para Kepala Staf Angkatan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan partisipasinya dalam menyiapkan dan mengikutsertakan para petembak terbaiknya untuk turut ambil bagian dalam lomba tembak ini. “Sekali lagi saya menyampaikan apresiasi terhadap segala upaya yang telah dilakukan,” ungkapnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa guna meningkatkan profesionalisme prajurit, khususnya dalam kemampuan menembak sekaligus sebagai upaya membangun soliditas antar angkatan, saya tetapkan sebagai penyelenggara Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2020 adalah TNI Angkatan Laut.  “Saya minta agar disiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai standar ketentuan yang berlaku pada kegiatan lomba tembak,” tutupnya.

Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2019 yang bertemakan “Dengan Semangat Kompetisi Yang Sehat Dilandasi Sportivitas dan Soliditas Yang Tinggi Demi Meraih Prestasi, Kita Wujudkan Profesionalisme Atlet Menembak TNI Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”, dilaksanakan mulai tanggal 2 s/d 6 Desember 2019, diikuti oleh 4 (empat) kontingen yaitu Kontingen Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Hasil yang dicapai yaitu Lomba Tembak Eksekutif Pati : Kontingen TNI AD – A dengan catatan waktu 08,07 detik ; Kontingen TNI AD – B dengan catatan waktu 08,15 detik dan Kontingen Mabes TNI – A dengan catatan waktu 10,47 detik. Berdasarkan hasil tersebut, Kontingen TNI AD – A meraih Trophy Eksekutif Pati.

Sementara itu, perolehan medali kelompok prestasi yaitu Kontingen TNI AD (27 Emas, 15 Perak, 8 Perunggu), Kontingen TNI AU (5 Emas, 18 Perak, 9 Perunggu), Kontingen TNI AL (2 Emas, 8 Perunggu) dan Kontingen Mabes TNI (1 Perak, 9 Perunggu).

Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Atas Nama Komite , Madrasah Aliyah Negeri  1 Muaradua Diduga Lakukan Pungli

By On Desember 05, 2019

MUARADUA, SRINE-- Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 ( MAN 1 ) Kecamatan Muaradua,  Kabupaten OKU Selatan , Provinsi Sumatera Selatan diduga melakukan pungli kepada siswanya.

Awak media mendapat informasi dari siswa MAN 1 Muaradua melalui via telpon sambil menangis pada  , Senin ( 2 /12/ 2019) mengatakan,  bahwa dirinya pada waktu pembagian nomor ulangan semester pada Sabtu, ( 30 /11/2019) tidak mendapatkan nomor.

Malam harinya, media dan LSM  datang ke rumah siswa yang tidak mau disebutkan namanya. Bahkan Bertemu langsung kedua orang tua siswa dan membenarkan apa yang telah terjadi.

" Apabila belum lunas iuran pada waktu ulangan siswa tidak boleh ikut ulangan," jelasnya.

 Mirisnya, Saat di tanya kenapa belum lunas iuran, diamenjawab tidak punya uang.

 " Tidak ada uang,  kan ada siswa yang tidak mampu juga pak tetap harus lunas iuran dulu baru boleh ikut ulangan . Makanya ada siswa pada waktu ulangan di keluarkan dari kelas," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, ada juga bayaran semua siswa Kelas X sampai kelas XII bayar untuk UNBK Rp 200 000 per siswa, Semua buku LKS siswa beli.Hal senada di benarkan oleh orang tua murid lainya, rumahnya berdekatan.

Jumlah siswa siswi 635 Orang sedangkan guru Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dan Guru honor sebanyak 53 Orang.


 Saat Kepala sekolah MAN 1 Muaradua H. Baheramsyah, S.Ag,M.Si dingin di konfirmasi  di sekolah (2 /12/2019) tidak ada di tempat sedang ada urusan di luar ujar humas sekolah MAN 1.

Kemudian awak media Pada l Selasa (3/12/ 2019 ) mencoba datang lagi ke sekolah MAN 1 dan disambut bagian humas MAN 1.

 " Kepala sekolah lagi rapat ," katanya.

Demi berimbanganya pemberitaan, akhirnya Kepala sekolah MAN 1 , Baher amsyah menyebut bahwa disekolah nya tidak pernah ada iuran SPP.

"  Iuran Sekolah ada, sudah satu tahun ini . Itupun hasil dari rapat kesepakatan wali murid dan komite sejak tahun 2018, kami pihak sekolah tidak ikut campur dalam urusan ini, uangnya untuk bayar gaji guru honorer," tegasnya.


Lebih jauh Baher membantah jika siswa yang belum melunasi iuran SPP Rp.100.00 tidak bisa ikut dalam Ulangan, malah proses ulangan masih tetap dilaksanakan .

" Namun tetap harus membayar iuran tersebut sesuai dengan kesepakatan hasil rapat komite dan wali murid. kita lihat juga dari kondisi ekonomi keluarga siswa tersebut, kami akan memanggil wali murid siswa yang masih belum membayar iuran apa sebabnya, jika sudah bayar dan oleh anaknya uang tersebut belum dibayarkan ke pihak sekolah maka perlu dipertanyakan kepada siswa kemana uang tersebut, jika memang uang itu disalah guna oleh siswa maka kami pihak sekolah akan memanggil siswa tersebut dan akan dibina pendidikan moral dan kejujuran. apabila memang keluarga siswa kurang mampu akan diberikan solusi dari pihak sekolah dan komite asal ada komitmen kapan akan menyelesaikan kewajiban terhadap sekolahan," tandasnya.

Baher juga membantah jika pihak telah mengeluarkan salah satu siswa dari ruangan saat ulangan berlangsung
 oleh salah satu oknum guru dikarenakan belum mendapatkan nomor ulangan.

" Tidak benar dan saya tidak tahu hal itu jika memang ada perlakuan guru bersikap seperti itu , maka guru tersebut akan mendapatkan sanksi berat .  Bila perlu kita pecat. dikarenakan mencemarkan nama baik sekolah," tutupnya.

Resmi Dibuka, Atlit 13 Kabupaten /Kota  Ikut Berlaga Di Peparprov Ke- 2 Sumsel

By On Desember 05, 2019


PRABUMULIH, SRINE-- Usai sukses sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Sumsel XII, Kota Prabumulih kini didaulat sebagai tempat penyelenggaraan Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumsel Ke -II tahun 2019.

Pekan Paralympic Ke II resmi di buka  Wakil Gubernur Sumsel ,H Mawardi Yahya didampingi Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM  , Kamis (5/12/19) di Taman Prabujaya Prabumulih Timur.


Sebanyak 451 atlet paralimpik se Sumsel mulai berlaga di Kota Prabumulih .

Pembukaan diawali dengan penampilan marching band lalu diikuti dengan senam massal anak SD yang mengambarkan cabang olahraga yang dipertandingkan di Perparprov.

Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri sebagai ketua panitia mengatakan Perpaprov ini diikuti 451 atlet dan 13 kabupaten dan kota di Sumsel dengan tujuh cabang olahraga.

Senada, Walikota Prabumulih H Ridho Yahya menjamin pelayanan Pemerintah Kota Prabumulih terhadap perpaprov ini sama dengan porprov yang baru saja dilaksanakan beberapa waktu lalu di Prabumulih.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel.H Mawardi Yahya meminta atlet bertanding secara sportif dan lebih mengutamakan rasa persaudaraan sesama atlet.

Pembukaan perpaprov ini disaksikan ratusan masyarakat Kota Prabumulih ini akan berlangsung sampai 10 Desember 2019.

Diketaui, Peparprov Sumsel Pertama di gelar di Kabupaten Muara Enim.  Sementara Perprov kali ini diikuti 13 Kabupaten /Kota Sesumsel yakni, Kabupaten Musi Banyu Asin,Banyu Asin ,Lubuk Linggau, Lahat, Muara Enim, Musi Rawas,  Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu. Ogan Komering Ilir, Oku Timur, Pali, Palembang dan tuan rumah sendiri Kota Prabumulih.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *