Header Ads

BNN Kabupaten OKI, Ajak Pelajar Berantas Narkoba

Kayuagung, SRINE-Generasi milenial diharapkan harus mampu dan mau membantu memberantas peredaran dan mencegah kejahatan narkoba. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten OKI, Ahmad, SSos dihadapan ratusan pelajar di OKI, pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Halaman SMAN 3 Kayuagung.

Menurut Ahmad, tingginya angka peredaran narkoba membutuhkan kesadaran dan peran semua pihak untuk memberantasnya. Tak terkecuali peredarannya yang telah menyasar dikalangan pelajar. Untuk itulah tidak coba-coba mendekati narkoba apalagi menjadi pemakai, kalau tidak ingin masa depan hancur.

Ahmad menegaskan, generasi milenial ini harus mampu dan mau membantu memberantas peredaran dan mencegah kejahatan narkoba. Karena cara yang digunakan para pengedar narkoba semakin canggih, maka dibutuhkan pula sumber daya manusia yang cerdas dan berintelektual dalam mengatasi peredaran narkoba ini. Disitulah peran penting generasi milenial yang melek teknologi dan terbiasa dengan beragam aplikasi di internet untuk mendeteksi peredaran narkoba melalui internet dan aplikasi medsos lalu melaporkannya ke pihak yang berwenang.

“Selain itu terus suarakan bahayanya penyalahgunaan narkoba baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Karena kecenderungan penyalahgunaan ini tiap tahun meningkat dengan korban yang meluas dan mencakup berbagai kalangan,” tuturnya.

Ia menambahkan agar para pelajar ini dapat menyampaikan ke BNN jika ada keluarga yang sudah menjadi pengguna atau bahkan pecandu yang ingin direhabilitasi. “Karena ini kalau sudah masuk ke ranah hukum atau ke tangan polisi sudah beda (penanganannya),” ujarnya.

Sementara itu Asisten III Setda OKI Azhar yang mewakili Bupati OKI H Iskandar pada kegiatan itu menyebutkan, saat ini Indonesia sedang darurat narkoba, sehingga harus benar-benar diwaspadai dan dihindari.

Tantangan yang dihadapi oleh Indonesia ini tidak mudah. Jika tidak ditangani dengan benar, masalah ini akan menyerang semua elemen dan mengancam eksistensi bangsa serta merusak tatanan sosial. Untuk itu Azhar berpesan agar para pemuda dan umumnya masyarakat OKI tidak pernah coba-coba untuk mendekati dan mengkonsumsi narkoba.

“Keinginan untuk mencoba ini berawal dari rasa penasaran sehingga jangan sampai ada rasa penasaran untuk mencoba narkoba. Sebab ini yang menjadi salah satu faktor pendorong seseorang bisa terjerumus ke narkoba. Jadi ingat, tidak perlu kita tahu (narkoba) dengan mencoba, walaupun diiming-imingi gratis dari kawan sendiri,” tegasnya.

“Faktor lingkungan juga sangat berpengaruh. Jangan mudah terpengaruh. Kalian jangan membuang waktu dengan hal yang tidak bermanfaat. Apalagi sebagai seorang pelajar, fokus kejarlah cita-cita untuk meraih masa depan yang baik,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.