Weather (state,county)

Breaking News

Herman Deru Hadiri Festival Tunggu Tubang Adat Semende

 MUARA ENIM, SRINE--  Festival Tunggu Tubang merupakan salah satu bagian dari festival colorful Muara Enim , Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 yang digelar Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa pada Rabu (30/10/19).

Acara yang dipusatkan dilapangan Merdeka Muara Enim ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, ketua Pembina PKK Sumatera Selatan Hj. Febrita Herman Deru, Plt.Bupati Muara Enim H.Juarsah.SH, Sekda Kabupaten Ir.H.Hasanuddin.Msi, Kadin Pemdes Drs. Emran Tabrani.Msi, Kadin Pariwisata Isdrin, ST.

Turut hadir juga pada kesempatan tersebut, Kadis Kominfo Ardian Arifanardi.Msi, Kapolres AKBP Afner Juwono.Sik, Dandim 0404 Letkol-Inf Syafruddin, Kajari Mernawati.SH, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, SM CSR PT.BA Sunarto. beserta seluruh OPD, Camat, Kades, tamu undangan lainya dan di saksikan seluruh masyarakat kabupaten Muara Enim.


Tarian adat budaya Semende, dan pagelaran adat istiadat Tunggu Tubang Semende yang merupakan adat perkawinan mulai dari naikkan rasan, Bago’an Perbie, hingga ngantat bunting balek menjadi menu pembuka festival Tunggu Tulang yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.

Herman Deru dalam sambutannya menyatakan rasa bangganya dengan Kabupaten Muara Enim dengan inovasi Colorfulnya yang mengangkat kearifan lokal dan bisa menjelma menjadi trend bagi Sumatera selatan.

"Setiap warisan leluhur wajib dipelihara sebagai proses edukasi terhadap generasi berikutnya dalam.rangka pelestarian budaya," ucapnya.

Festival ini juga di isi dengan  Pemutaran Video pencapaian 1 tahun Pemerintah Kabupaten Muara Enim di bawah kepemimpinan Bupati Ir.Ahmad Yani dan H.Juarsah.SH, dengan program merakyat y di antaranya Berobat gratis, sekolah gratis, seragam sekolah gratis, asuransi Kematian, 1 desa 1 ambulan, Kawasan Ekonomi (KEK).

Selain itu ada juga pembangunan Jalan Tol Indralaya Muara Enim dan Muara Enim – Lubuk Linggau, penyelenggaran Festival Colourful Muara Enim, Bedah Rumah, bantuan kepada yatim piatu dan kaum Dhuafa.

Tidak sampai situ, ada juga program Peremajaan sarana Perkebunan rakyat, bantuan bibit, Pembangunan Mal pelayanan Publik, penanganan stanting, umroh gratis untuk perangkat agama, bunga Desa, meningkatkan aliran listrik, pelatihan tenaga kerja lokal.

Mewujudkan jalan Kabupaten dan Desa agar mulus, menumbuhkan kembangkan majelis taklim, Pengembangan smart regensi, peningkatan sarana transportasi perhubungan, peningkatan peran PKK dalam pembangunan Daerah.

Sementara itu , Plt.Bupati H.Juarsah SH dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan seluruh tamu undangan yang menyempatkan diri untuk hadir di Kabupaten Muara Enim untuk menyaksikan festival Tunggu Tubang.

Menurutnya, Tunggu Tubang merupakan adat semester yang mengambil garis keturunan dari ibu yang memberikan tugas kepada anak perempuan tertua untuk memelihara harta keluarga.

 Festival ini digelar lanjut Juarsah, dalam rangka mendukung Muara Enim sebagai daerah wisata dan  berharap menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Muara Enim.


Senada, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa Drs. Emran Tabrani sebagai penanggung jawab kegiatan menerangkan, kedepan kegiatan festival akan dikemas lebih menarik berupa paket wisata yang akan di jual ke publik untuk menambah pendapatan daerah bersama dinas Pariwisata.

selain untuk promosi dan mengangkat Budaya Daerah.

Kegiatan ini kedepannya akan di kemas dengan paket Wisata yang akan di jual ke Publik, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata untuk menambah Income Daerah.

“ ini upaya mengangkat budaya daerah sekaligus promosi, semoga seluruh masyarakat dapat mengenal adat tunggu Tubang yang asli adat  Semende dan mau mengunjungi Muara Enim , tentu saja dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," harapnya.

Tidak ada komentar