Weather (state,county)

ads header

Breaking News

Fikri : Jangan Cuma Magang, Usai Pelatihan Nantinya Kalau Bisa Bekerja di Perusahaan Yang Ada di Prabumulih

PRABUMULIH, SRINE--- Sebanyak 240 peserta akan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi program peningkatan kompetensi tenang kerja tahun 2020 yang digelar Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Tenaga Kerja , Rabu, (18/3/20) .

Selama dua bulan para peserta pelatihan yang di bagi dalam 3 gelombang ini akan diberikan pelatihan mengenai Las, Tata Rias, Sekretaris Kantor, Cukur Rambut dan Mesin  oleh para instruktur .

Wakil Walikota Prabumulih Andriansyah Fikri , mengatakan bahwasannya pembangunan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat demi hadirnya kesejahteraan.

" Salah satunya membuka lapangan kerja agar pengangguran dan kemiskinan bisa berkurang," ujar Fikri kepada wartawan usai membuka pelatihan berbasis kompetensi di Aula BLK Disnaker Prabumulih.


Menurut Fikri, Pelatihan kerja berbasis kompetensi sangat diperlukan bagi para pencari kerja sehingga mempunyai daya saing dalam menghadapi dunia usaha.

Mantan Ketua Dprd Prabumulih ini juga berharap agar peserta pelatihan mengubah pola pikir dengan bagaimana membuka lapangan kerja, bukan mencari lapangan kerja.

" Jangan pelatihan ini stop disini saja, Pemkot siap menfasilitasi jika ada yang mau berwirausaha dan Wiraswasta," katanya.

Lebih jauh dia meminta agar Dinas Tenaga Kerja Prabumulih lebih kreatif dalam membangun komunikasi dengan perusahaan yang ada , agar peserta pelatihan nanti nya dapat disalurkan keperusahaan yang ada di Prabumulih seperti, Pertamina, Titis Sempurna, PT Tel .


" Para paserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sebaik-baiknya dan ikuti peraturan yang ada.  Semoga Pelatihan ini menjadi modal anda dalam menuju kesuksesan," harap Fikri.

Sementara itu , Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, Bambang Sukaton mengaku bahwa pihaknya rencanakan menggelar forum silaturahmi perusahaan sekota Prabumulih. Disana kata dia, akan dibahas klasifikasi apa saja sesungguhnya yang dibutuhkan pihak perusahaan sehingga bisa menampung pencari  kerja yang sudah mendapat keahlian dari balai latihan.

"  Rencananya sebelum puasa forum silaturahmi sudah digelar. Ini saja sudah ada 30 peserta yang akan ikut magang di perusahaan , semua biaya ditanggung pihak perusahaan melalui dana CSR. Setelah itu Insyaallah kita bisa duduk bersama dengan perusahaan agar bisa memanfaatkan tenaga kerja yang ada," tegasnya. (Ad)

Tidak ada komentar