Weather (state,county)

Breaking News

Sekda OKU dan OPD Ikuti Pembukaan Musrenbangnas

BATURAJA, SRINE | Presiden Joko Widodo Membuka  Musyawarah Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2025 di Istana Negara Jakarta Melalui Siaran TVRI, Kamis (30/04/2020).

Pada pembukaan Musrenbangnas ini, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis diwakili Sekretaris Daerah Dr. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, MT, M.Si, MH, Asisten 3, Kepala Bappelitbangda, Kepala BKAD, Kadin PUPR, dan Kadin Perkim bertempat di ruang induk rumah dinas Bupati OKU.

Presiden Joko Widodo minta reformasi struktural untuk sistim kelembagaan yang sederhana. Menurutnya, proses birokrasi yang sederhana menghasilkan kebijakan yang memiliki dampak lebih cepat, sehingga perizinan dari pusat ke daerah akan semakin mudah.

Dalam musyawarah pembangunan nasional, lima arahan Presiden Joko Widodo yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, serta transformasi ekonomi.

Pada Musrenbangnas, Presiden Jokowi mendengarkan paparan dari Menteri PPN/Kepala Bappenas Harsono Monoarfa tentang pelaksanaan Musrenbangnas 2020, penyusunan visi Indonesia dan rancangan teknokratik RPJMN 2021-2025.

Adapun tema yang diangkat pada pembangunan tahun 2021 adalah mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi Sosial.

Menurut UU nomor 25 tahun 2004  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas untuk menyiapkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) setiap tahunnya. Rancangan awal RKP tersebut memuat prioritas pembangunan rancangan kerangka ekonomi makro dan pendanaan, indikasi program kementerian dan lembaga.

Setiap K/L menyusun Rencana Kerja  kementerian/lembaga (Renja K/L) mengacu kepada rancangan awal RKP 2021.

Dalam penyusunan rancangan awal RKP 2021 dilakukan rangkaian Musrenbangnas tahun 2020 untuk mewujudkan sinergi antara RKP dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan mendorong pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional.

Fokus pembangunan tahun 2021 pemulihan industri, pariwisata, dan investasi, reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem jaring pengaman sosial, reformasi sistem ketahanan bencana.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, presiden Jokowi menyampaikan optimismenya bahwa bangsa ini akan bangkit, tahun ini adalah tahun recovery, tahun pemulihan dan tahun rebound. Untuk itu selain kecepatan dalam mengatasi Covid-19, kita juga perlu kecepatan untuk pulih dan recovery akan berjalan sesuai harapan.(Ledi).

Tidak ada komentar