Header Ads

Sudah Lapor Ke Kades, Suti Menangis Tak Pernah Terima Bantuan

 MUARAENIM, SRINE– Kisah Suti, seorang perempuan yang menangis dalam video viral di media sosial, gegara sulit mendapat bantuan sosial (bansos) pemerintah, patut menjadi perhatian bersama. Belakangan, video berdurasi 2 menit 7 detik itupun mendapat komentar dan respon banyak masyarakat.

Perempuan berkulit sawo matang berusia sekitar 40 tahun di video beredar di sejumlah akun Facebook dan Instagram itu, diketahui bernama Suti yang tinggal menetap di Jalan Pemugaran, Dusun 2 Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim.

Dalam penuturannya, Suti menceritakan kisah hidupnya yang hanya tinggal di rumah semi permanen itu bersama dua orang anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dan kedua orangtuanya. Sementara, sang suami, ia mengaku sudah lama pergi meninggalkan dirinya dan anak-anaknya.

Sejak beberapa tahun lalu suaminya pergi, lanjut Suti, ia harus kuat menjadi seorang ibu sekaligus pengganti ayah dari anak-anak mereka. Begitupun sebagai tulang punggung keluarga bagi kedua orangtuanya yang sudah tua renta.

Demi menafkahi keluarganya tersebut, Suti mengais rezeki dengan menjadi buruh pembuat kerupuk orang lain di desanya tersebut.

“Saya harus bekerja untuk menafkahi dua anak saya dan juga orangtuaku pak. Saya ambil upahan kerja pembuat kerupuk punya orang di desa ini,” kata Suti kepada wartawan saat bersamaan rombongan Kepala Rutan kelas II B Prabumulih yang tersentuh hati kecilnya untuk membantu setelah melihat video wanita yang tak lain Suti menangis viral di medsos tersebut, Kamis (7/5/2020).

Menurut Suti, soal hidup sulit itu biasa. Tetapi kali ini, pandemi Covid-19 saat ini sangat berdampak bagi dirinya, beban hidup Suti semakin berat. Ketika ada kabar pemerintah akan membantu rakyat miskin, maka, Suti pun berharap dapat kecipratan bantuan itu.

“Saya tidak tahu awalnya kalau video itu ada, waktu kemarin itu memang ada wartawan yang tanya-tanya. Saya memberanikan diri kami datang ke kantor itu ada bantuan katanya, karena selama ini kami belum pernah dikasih sama sekali. Saya sudah ke kades katanya juga tidak tahu,” kenang Suti menceritakan.

“Kami butuh sekarang, ini saya lakukan dengan sangat terpaksa, karena suami sudah pergi meninggalkan kami. Dan memang benar kami tidak pernah mendapat bantuan pemerintah,” keluh Suti dengan nada sedih.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.