Weather (state,county)

Breaking News

Dianggap Tidak Jelas, Perangkat Desa Tebing Abang Tolak SP Kepala desa

MUARAENIM, SRINE--Sejumlah perangkat Desa Tebing Abang Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) dalam 1 Minggu terakhir kembali menegaskan penolakan terhadap Surat Peringatan (SP) Kepala desa (Kades) karena dianggap tidak mampu mentaati tata tertib kerja yang berlaku di lingkungan Pemerintah desa Tebing Abang.

Salah satu Perangkat Desa Tebing Abang yang tidak bersedia disebutkan namanya karena alasan keamanan, Jumat (12/6) menceritakan, SP dari Kades yang ditujukan kepada perangkat Desa pertama kali dikeluarkan tertanggal 16 Februari 2020 yang mana pada intinya menuding perangkat Desa tidak mau mengundurkan diri, tidak mau menandatangani fakta integritas dan tidak mematuhi perintah.

"Tudingan Kades tersebut kami anggap terlalu mengada-ada sebab pengunduran diri sebagai perangkat bukanlah suatu kewajiban bagi perangkat Desa lama dan bukan pula alasan menurut ketentuan hukum untuk penjabat Kades mengeluarkan SP bagi perangkatnya," ceritanya.

Dirinya juga menegaskan, mengenai tudingan tidak mau menandatangani fakta integritas menurutnya beberapa isi dari fakta integritas tersebut kurang manusiawi  sedangkan mengenai tudingan tidak mematuhi perintah pihaknya justru mempertanyakan perintah Kades yang mana yang tidak dikerjakan perangkat.

"Ketika kami disarankan membuat dan menandatangani fakta integritas diatas materai, saat kami serahkan malah justru Pak Kades menuduh kami mau mangatur kepala desa," tegasnya.

Menurutnya, selama ini pihaknya sudah berupaya taat dan tunduk pada peraturan tetapi kehadiran mereka seolah-olah tidak dihiraukan, karena bertepatan kantor desa itu sendiri di bawa rumah kepala desa.

Kepala Desa Tebing Abang, Umarlin saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa perangkat Desa Tebing Abang sudah tidak aktif semenjak bulan Maret 2020,dan Surat Peringatan (SP) sudah tiga kali diberikan.

Tidak ada komentar