Weather (state,county)

Breaking News

Mat Amin Nilai Pengalihan Pasar Pagi Ke Terminal Tipe B Berhasil Mengurai Kemacetan

PRABUMULIH , SRINE -- PSBB Prabumulih  dianggap mampu memutus mata rantai covid-19.Selain itu juga berhasil mengurai kemacetan pasar PTM .


Pasalnya, Pasar pagi d  PTM yang semula  di Sudirman dialihkan ke Terminal tipe B Jalan Lingkar  Timur, Talang Jimar yang luas dan sudah dilengkapi lampu penerangan dan fasilitas WC umum.

Relokasi pasar pagi ke terminal belakangan juga menjadi perhatian semua pihak. Bahkan untuk dapat eksis sebagai tempat bertemunya pedagang dan pembeli disana, pemerintah kota menganjurkan semua OPD hingga ke tingkat RT RW untuk belanja demi meningkatkan omset pedagang.

Hal ini juga menjadi alasan ikatan istri anggota DPRD Kota Prabumulih yang tergabung dalam lkatri kemarin pagi menyerbu pasar pagi di dampingi suami guna berbelanja di terminal pasar induk.

Mat Amin SAg anggota DPRD dari komisi l yang sempat dibincangi awak media mengatakan jika kedatangan rombongannya yang didampingi Ikatri ke pasar pagi selain untuk berbelanja juga guna menyerap keluh kesah pedagang termasuk meninjau kelengkapan sarana dan prasarana serta fasilitas yang harus disediakan guna kenyamanan pelaku ekonomi di pasar pagi yang rencananya akan dijadikan pasar induk.

" Kalau untuk menerapkan  phisichal distancing dalam masa PSBB ini tentu terminal type B salah satu pilihan tepat karena luas lokasi yang memang memungkinkan bagi pedagang dan pembeli menjaga jarak," ujarnya

Sementara ketika disinggung mengenai rencana untuk menjadikan terminal sebagai pasar induk, Amin mengganggap hal itu merupakan satu terobosan yang bisa menguraikan kemacetan di jalan protokol serta akan berdampak pada pemerataan pembangunan di pinggir kota Prabumulih.

" Selama ini kan pasar merupakan titik kemacetan jadi dengan pengalihan pasar  tentu itu salah satu jurus ampuh untuk menguranginya.Bahkan jika memang  kedepan rencana mempermanenkan pasar dipandang perlu silahkan berkoordinasi dengan komisi yang membawahinya," ungkap  Dewan Fraksi PKS Prabumulih ini.

Ditambahkan Welizar, dewan dari partai Golkar yang duduk di komisi lll ini pun menambahkan jika nantinya pasar induk benar akan dipermanenkan, fasilitas dan sarana yang dibutuhkan bisa lekas di maksimal.

"Yang akan bertransaksi disinikan agen dan pengepul yang kebanyakan berasal dari luar daerah, semoga saja dengan sejumlah fasilitas yang ada akan semakin banyak agen yang masuk diterminal, yang tentu saja dengan itu kita harapkan cukupnya kebutuhan pokok di Prabumulih dan bisa menjaga harga pangan tetap stabil," tandasnya.

Tidak ada komentar