Header Ads

Kades Dan Lurah Diminta Mendata Jumlah Jalan Yang Rusak,Ridho : Sebagai Kerangka Strategi Pembangunan Kedepan


PRABUMULIH,SRINE--- Hampir dua periode Ridho Yahya menjabat sebagai Walikota Prabumulih,pembangunan infrastruktur terus dikebut. Orang nomor satu kota nenas ini tak ingin diakhir masa kepemimpinannya masih menyisahkan pekerjaan rumah terkait pembangunan penunjang kesejahteraan masyarakat.


Hal ini diungkapkan Walikota Prabumulih,Ir H Ridho Yahya MM saat memimpin langsung rapat dengan agenda pembahasan usulan pembangunan Kota Prabumulih tahun 2021 di Ruang rapat lantai 1 Perkantoran Pemerintah Kota Prabumulih,Selasa (13/10/2020).


Ridho Yahya nenyebut jika arah pembangunan Kota Prabumulih pada tahun 2021 masih konsentrasi di infrastruktur jalan.


" Kirain sudah hampir selesai masalah jalan, rupanya data yang masuk salah.Wajar tidak selesai -selesai.Jadi kita minta didata ulang lagi," tutur Ridho.


Sementara itu terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kota Prabumulih  Ir Abu Sohib,M.Si menegaskan bahwasannya Walikota Kota Prabumulih meminta agar pihak desa dan kelurahan mendata jumlah  pembangunan  yang dibutuhkan warga diwilayah kerjanya masing-masing.


" Bapak Ridho Yahya minta lurah  dan kades mendata jumlah jalan dan siring yang rusak, rumah tidak layak huni di wilayah nya," ujannya.


Bermodal data tersebut lanjut Abu Sohib, nantinya dapat dijadikan bank data yang dapat dipergunakan sebagai kerangka dalam menyusun strategi pembangunan kedepan.


" Jadi tahu jumlah yang akan dibangun. Dan kedepan akan di bangun secara bertahap. Pak Wali berharap sebelum masa kepemimpinannya usai semua sudah dibangun semua," tandas Abu Sohib.


Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.