Header Ads

Ketua PWI Sumsel Isi Materi Jurnalistik Dalam Acara BNN PRABUMULIH


PRABUMULIH, SRINE– Ketua Persatuan Wartawan (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) H Firdaus Komar memberikan materi jurnalistik dalam penyuluhan P4GN digelar BNN Prabumulih di Meeting Room Tenun, Favehotel, Kamis (13/11/2020).


Dijelaskan Firdaus, informasi adalah semua data berupa tulisan, gambar, grafik, ilustrasi, angka, dan lainnya.

Tugas wartawan ada 6 M yakni meliputi, mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan.

“Perlu diperhatikan dahulu, informasi yang diterima tersebut kebenarannya. Jangan sampai menimbulkan hoaks, karena bisa terjerat pidana dengan UU ITE,” pesan Firkom didepan para pelajar SMA/SMK dari empat sekolah.

Dia melanjutkan, informasi disebar atau dipublish lewat multi flatform. Bisa melalui media cetak, elektronik, online atau digital, dan lainnya.

“Diduga sekarang ini, siapa yang tidak butuh informasi. Makanya, saring dahulu sebelum sharing. Sehingga, informasi disebarkan benar-benar akurat,” terangnya.

Ungkapnya, publik informasi terdiri dari penyampai dan penerima. Hal itu, kata dia, perlu diperhatikan dalam menerima informasi.

“Informasi memang dibutuhkan, tetapi perlu divalidkan dahulu informasi diterima tersebut,” tukasnya.

Penyuluhan ini dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan, guna mendorong pelajar SMA/SMK tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

Terpisah, Kepala BNN, AKBP Ridwan melalui Kasi Cegah dan Dayamas, M Satrio SKM menerangkan, penyuluhan ini bagian upaya BNN melakukan pencegahan secara dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba di kalangan pelajar.

“Agar pelajar tahu, bahaya dan dampak negatif terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” jelasnya.

Harapannya, aku Satrio, pelajar benar-benar menjauhi dan tidak coba-coba terjerat peredaran dan penyalahgunaan narkoba. “Karena, akan merugikan diri sendiri dan menghancurkan masa depan. “Selain penyuluhan, kita bekali juga materi jurnalistik,” tukasnya. (ri/red)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.