News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gaungkan Nama Bangsa di Kancah Internasional, Sarlin Jones Miss Grand Indonesia 2019 Siap Bertolak ke Venezuela

Gaungkan Nama Bangsa di Kancah Internasional, Sarlin Jones Miss Grand Indonesia 2019 Siap Bertolak ke Venezuela

JAKARTA | SRINE-- Kontestasi perebutan gelar Miss Grand Indonesia 2019 telah usai. Finalis asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Sarlin Jones akhirnya berhasil memenangkan ajang bergengsi itu.

Miss Grand Indonesia merupakan kontes kecantikan yang digagas oleh Yayasan Dharma Gantari.

Ivent tersebut dirancang untuk mencari bakat dan kemampuan yang dimiliki putri terbaik di seluruh penjuru tanah air.

Seluruh putri terbaik Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti kontestasi tersebut.

Adapun kegiatan tersebut pertama kali digelar pada tahun 2018. Untuk kedua kalinya, kegiatan yang sama dihelat pada 2019 di Balai Sarbini.

Pemenangnya akan dikirim ke kontes internasional, yakni di Miss Grand Internasional yang dijadwalkan pada 25 Oktober 2019 mendatang bertempat di Venezuela.

Sarlin Jones yang juga perempuan asal Kupang ini sudah otomatis mendapatkan tiket emas tersebut.

Saat diwawancarai, Sarlin, begitu ia disapa, membeberkan kisahnya saat kali pertama terjun di dunia baru ini.

Awalnya Sarlin tidak percaya bahkan tidak pernah berpikir akan terjun ke dalam kontestasi ini.

"Saya orangnya pemalu, jadi terjun dalam dunia permodelan semacam ini jelas bukan tipikal saya. Apalagi, hal ini nyaris tak terpikirkan di awal," kata Sarlin kepada media yang tergabung dalam IMO-Indonesia di acara Konferensi Pers Miss Grand Indonesia 2019 goes to International, di Borobudur Hotel Jakarta, Sabtu 05/10/2019 siang.

Sarlin akhirnya menceritakan kisah mula dirinya masuk dalam dunia modelling.

Menurutnya, awal mula mengikuti kontes Miss Grand Indonesia pada Agustus 2019 lalu hanya sebatas menambah pengalaman. Namun, garis tangan akhirnya berubah.

"Awalnya saya mengikuti kontes Grand Miss Indonesia ini hanya sekadar menambah pengalaman. Namun dalam perjalanannya saya termotivasi untuk memberikan inspirasi khususnya kalangan muda Indonesia," kisah Sarlin.

Motivasi besarnya itu muncul lantaran kebanyakan anak muda Indonesia, kata dia, masih mempersoalkan faktor usia.

"Kebanyakan orang masih menjadikan usia sebagai penghambat untuk mengejar mimpi mereka menjadi orang hebat. Saya ingin mengubah mindset anak muda bahwa usia muda bukanlah penghalang," cetus dia.

"Buktinya usia saya meskipun baru 18 tahun, dan yang paling muda di antara seluruh finalis kontestan Grand Miss Indonesia," sambung Sarlin.

Meski begitu, dirinya mengaku ada banyak tantangan sejak mengikuti ajang tersebut. Bahkan sampai sekarang pun tantangan itu terus saja datang silih beeganti.

"Tentunya ada banyak tantangan buat saya. Apalagi ini merupakan kesempatan pertama saya (first stage). Mulai dari public speaking, style, catch-walking dan lainnya merupakan hal baru bagi saya. Itu semua tantangan bagi saya," pungkasnya.

Sarlin mengatakan salah satu karakternya yang sulit dirubah adalah sifatnya yang pemalu.

"Saya memang pemalu, tapi saya selalu berusaha menghilangkan sifat tersebut melalui latihan yang sungguh-sungguh," terangnya.

Tinggal tiga hari lagi, Sarlin akan bertolak ke Venezuela untuk mengikuti rangkaian kontes serupa di level internasional.

Untuk itu, dia berharap masyarakat Indonesia bisa memberikan dukungan demi membawa nama baik negara di kancah internasional.

"3 hari lagi saya akan ke Venezuela untuk mengikuti kontes Grand Miss International. Untuk itu saya sangat membutuhkan dukungan masyarakat Indonesia untuk membawa nama baik negara di kancah internasional," ungkap dia.

Saat disinggung soal apa yang akan diperkenalkan ke dunia luar tentang Indonesia, Sarlin mengatakan akan mempromosikan secara all-out mengenai seluruh potensi lintas sektor yang ada,terlebih di tiga sektor utama yakni pariwisata, produk lokal serta budaya nusantara, pungkasnya.

*IMO-Indonesia*

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar