Herman Deru Pastikan Pemprov Sumsel Bantu Pulangkan Warga Muara Enim yang Terlantar di Kamboja
SRIWIJAYA NEWS | PALEMBANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan bergerak cepat menindaklanjuti informasi mengenai seorang warga Kabupaten Muara Enim yang diduga terlantar di Kamboja.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pendalaman bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk menelusuri proses keberangkatan korban hingga dapat berada di luar negeri.
"Kita akan cek secepatnya bersama Dinas Tenaga Kerja. Dia berangkat melalui lembaga apa? Karena menurut informasi, ada pihak penyalur yang memberangkatkannya. Awalnya ke Thailand, kemudian bagaimana bisa sampai di Kamboja, itu yang sedang kita telusuri," kata Herman Deru.
Menurut Deru, seluruh informasi terkait keberangkatan korban harus ditelusuri secara detail guna mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas proses penyaluran tenaga kerja tersebut.
"Ini harus didalami. Lembaga apa yang membawa dia ke Thailand sehingga akhirnya terdampar di Kamboja. Semua harus jelas dan terdata," tegasnya.Jumat (29/5/2026).
Pemprov Sumsel, lanjut Deru, berkomitmen membantu proses penyelamatan dan pemulangan warga tersebut agar dapat segera kembali ke tanah air.
"Tentu kita akan berupaya menyelamatkan warga kita yang berada di luar negeri itu dan secepatnya memulangkannya," katanya.
Selain itu, Deru meminta pihak keluarga korban untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, guna mempermudah proses pendataan dan pemulangan.
"Keluarga diharapkan terus berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Data identitas harus lengkap, terutama dokumen perjalanan seperti paspor," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan dan kejelasan dokumen perjalanan menjadi faktor penting dalam proses pemulangan warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.
"Bagaimana kita bisa memulangkannya jika data paspor dan identitasnya tidak jelas. Karena itu, kelengkapan dokumen sangat penting," tandasnya.

Posting Komentar