News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gandeng PDC , Pelatihan Pengelasan 3F Disnaker Prabumulih Resmi Dibuka

Gandeng PDC , Pelatihan Pengelasan 3F Disnaker Prabumulih Resmi Dibuka


PRABUMULIH, SRIWIJAYA NEWS – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, menggelar Pelatihan Pengelasan 3F Tahun 2026 di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Kota Prabumulih, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan buah kolaborasi Disnaker Prabumulih dan PT Patra Drilling Contractors ( PDC)  tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, H. Elman, ST., MM. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Kepala Disnaker Prabumulih H Sanjay Yunus SH MH , Direktur PDC Agam Munawar, serta perwakilan PPSDM Cepu DR Novi Heriyono

Kepala Disnaker Prabumulih, H Sanjay Yinus mengatakan, pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Disnaker Kota Prabumulih dengan PDC dan PPSDM Cepu. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan sekaligus meningkatkan keterampilan para pencari kerja, sehingga mampu menambah penghasilan dan menciptakan tenaga kerja yang mandiri.

"Pelatihan ini berlangsung selama 15 hari, mulai 11 hingga 26 Agustus 2026," ujarnya.

Dijelaskan, sebanyak 161 pencari kerja dan pengangguran mengikuti proses seleksi untuk mengikuti pelatihan tersebut. Namun, setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos dan diakomodasi dalam program pelatihan.

Selain mendapatkan pelatihan, para peserta juga memperoleh seragam, bantuan transportasi, serta sertifikat setelah menyelesaikan pelatihan.

Diakhir , Sanjay menyampaikan apresiasi  kepada PDC atas kerjasamanya dan berharap program tersebut dapat menular kepada perusahaan lain yang ada di Prabumulih .

" Trimakasih PDC , semoga perusahaan lain busa mengikuti jejak PDC untuk menggelar program seperti ini ," harapnya .

Sementara itu, Direktur PT PDC , Agam Munawar mengatakan, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan orang yang mau bekerja, tetapi juga tenaga kerja yang memiliki keterampilan, kompetensi dan memahami aspek keselamatan kerja.

Menurutnya, keterampilan pengelasan merupakan salah satu kompetensi yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan dan dimanfaatkan di berbagai bidang industri.

"Jangan hanya mengejar sertifikat. Sertifikat memang menjadi pintu masuk, tetapi kemampuan untuk berkembang ditentukan oleh kompetensi. Kualitas seseorang terlihat dari kemampuan, bukan hanya dari sertifikat," tegasnya .

Ia juga mengingatkan peserta agar menjadikan keselamatan kerja sebagai dasar utama dalam menjalankan pekerjaan. Selain kompetensi, kejujuran juga menjadi modal penting dalam dunia kerja.

"Keselamatan adalah yang utama. Ingat, ada keluarga yang menunggu kita di rumah. Jangan berhenti belajar dan terus kembangkan kemampuan," pesannya.

Agam juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi ke depan mampu membuka lapangan pekerjaan baru.

Disisi lain , melalui pelatihan tersebut para peserta diharapkan memiliki keterampilan dan kompetensi yang dapat menjadi bekal untuk bekerja di perusahaan maupun membuka lapangan pekerjaan secara mandiri sesuai keahlian yang dimiliki.

“Program ini merupakan bagian dari CSR PDC. Kami memberikan kail, bukan ikan, agar manfaatnya bisa bertahan lama. Dengan keahlian yang diperoleh, peserta diharapkan ke depan bisa berkarier maupun menghidupi keluarganya,” ujar Agam.

Ia menuturkan, PDC berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja di Kota Prabumulih, terutama yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan daerah.

“Ke depan mungkin pelatihan tentang keselamatan kerja yang dirasa masih sangat dibutuhkan,” katanya.

Agam menambahkan, kolaborasi antara PDC dan Disnaker Prabumulih dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja ini merupakan yang kedua. Sebelumnya, kedua pihak telah bekerja sama dalam pelatihan operator crane.

Ia mengatakan ,  kebutuhan tenaga kerja di sektor pengeboran di Prabumulih saat ini juga terus meningkat. Kondisi tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi tenaga kerja lokal untuk terserap di perusahaan.

“Semoga ke depan PDC bisa terus membekali tenaga kerja Prabumulih dengan skill yang sesuai sehingga dapat diserap oleh perusahaan,” harapnya .

"Kami hanya membuka kesempatan dan instruktur menunjukkan jalan. Namun, seberapa jauh melangkah, itu ditentukan oleh diri sendiri," Tutup Agam.


Sementara itu, Perwakilan PPSDM Cepu, Novi Aryono, mengatakan pihaknya memberikan perhatian terhadap daerah yang memiliki komitmen dan kolaborasi yang baik dalam pelaksanaan pelatihan, salah satunya Kota Prabumulih.

Menurutnya, program pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya memberikan keterampilan kepada masyarakat sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan.

"Setiap tahun ada sekitar 700 peserta yang mengikuti program pelatihan untuk seluruh Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kota Prabumulih H. Elman menuturkan, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah pemerintah dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pengangguran dan kemiskinan salah satunya dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan masyarakat dalam memperoleh pekerjaan.

"Pelatihan ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kemampuan kerja masyarakat," katanya.

Elman meminta para peserta memanfaatkan waktu pelatihan dengan sebaik-baiknya.

"Manfaatkan waktu yang sedikit ini sebaik-baiknya agar nantinya bisa mandiri dan akhirnya mampu membuka peluang kerja," pungkasnya.

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar