News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bangkitkan Ekonomi Masyarakat , Rumah Kreatif Boek Khaman Diganjar Penghargaan Nasional

Bangkitkan Ekonomi Masyarakat , Rumah Kreatif Boek Khaman Diganjar Penghargaan Nasional

 


SRIWIJAYA NEWS | MUARA ENIM –16- Oktober 2026 |  Perjuangan Ira (42), warga Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menjadi kisah inspiratif tentang ketekunan dan harapan. 

Berawal dari kondisi ekonomi keluarga yang sulit, Ira kini mampu meningkatkan penghasilan melalui keterampilan membatik. Bahkan, hasil kerja kerasnya turut membantu mengantarkan sang anak meraih gelar sarjana.

Sebelum menekuni dunia batik, Ira bersama suaminya, Sandra Sugianto (52), harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga. Penghasilan Sandra yang bekerja sebagai buruh karet berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan dinilai belum mencukupi kebutuhan rumah tangga yang setiap hari terus meningkat .

Untuk menambah pendapatan  , Ira sempat berjualan kue. Namun, kondisi ekonomi yang sulit, terutama saat pandemi, membuat penghasilan tambahan tersebut belum mampu mengatasi tekanan keuangan keluarga.

Harapan perlahan mulai terbuka pada 2021. Saat itu, Ira mendapat tawaran dari Ketua Kelompok Batik Boek Khaman, Etika Oktasari, untuk bergabung dan membantu proses produksi batik di Rumah Kreatif Boek Khaman.

Awalnya, Ira harus belajar dasar cara membatik . Dengan berbekal kain putih dan canting, ia perlahan mengasah keterampilan membatik. Ketekunan dan tekad yang kuat menjadi modal utamanya untuk berusaha menata kehidupan lebih baik.

Hari-harinya setelah melakukan aktivitas rumah tangga , Ira  bergegas berangkat  ke Rumah Kreatif Boek Khaman. Dari pagi hingga sore, Ira tekun membatik demi menghasilkan motif batik  yang bermuara pada peningkatan penghasilan .

Ketika pesanan meningkat, ia bersama sebelas perempuan lainnya bahkan bisa bekerja hingga menjelang subuh. Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Penghasilan Ira yang sebelumnya terbatas kini berpeluang meningkat menjadi sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, bergantung pada jumlah pesanan dan produksi.

Bagi Ira, membatik bukan sekadar pekerjaan untuk menambah penghasilan. Keterampilan tersebut juga menjadi jalan untuk membangun masa depan keluarga yang lebih baik.

Semangat itu turut disalurkannya kepada sang anak, Syafira Dese Novianti (22), serta perempuan lain di Desa Lubuk Raman. Syafira pun ikut belajar membatik dan membantu kegiatan produksi di Rumah Kreatif Boek Khaman.

Hasilnya, keterampilan membatik menjadi salah satu sumber penghasilan yang membantu perjuangan keluarga, hingga membantu pendidikan sang anak ,  Syafira berhasil menyandang gelar sarjana.

Perjuangan Ira dan kelompok perempuan pembatik di Lubuk Raman kemudian menyedot  perhatian Pertamina EP (PEP) Limau Field, bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 yang berada di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.

Pada 2022, PEP Limau Field mulai memberikan pembinaan kepada Rumah Kreatif Boek Khaman melalui program Community Involvement and Development (CID).

Pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga mencakup administrasi, pengelolaan keuangan, pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengemasan produk, hingga perluasan akses pemasaran.

Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelompok usaha, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi batik produksi masyarakat setempat.

Manager Corporate Communication Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Fikri Fardhian, menyampaikan bahwa kegiatan operasional perusahaan di sektor energi juga diiringi tanggung jawab sosial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah kerja.

 

Sementara itu, Superintendent HSSE Operations Pertamina EP Limau Field, Suharjono, menyebut perusahaan terus menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, sejumlah program diarahkan pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Upaya pembinaan Rumah Kreatif Boek Khaman tersebut membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Program ini berhasil meraih penghargaan Gold pada kategori Economic Empowerment dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026.

Penghargaan tersebut diberikan kepada inisiatif yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan mata pencaharian masyarakat melalui program pengembangan yang berkelanjutan dan inklusif.

Tak hanya itu, program Rumah Kreatif Boek Khaman juga meraih penghargaan Best Program Kategori Ekonomi dalam ajang Community Involvement & Development Upstream Award (CID UA) 2026. Ajang tersebut menjadi wadah apresiasi bagi program pengembangan masyarakat di lingkungan Pertamina Subholding Upstream.

“Penghargaan ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus meningkatkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mengembangkan UMKM dan perekonomian di sekitar wilayah operasi,” ujar Suharjono.

Caption : Ketua Rumah Kreatif  Boek Khaman , Erika Okta sari Saat Memaparkan informasi Terkait Batik  Boek Khaman


Etika Oktasari , Ketua Rumah Kreatif Boek Khaman menyampaikan apresiasi kepada Pertamina EP Limau Field atas dukungannya selama ini dalam mendorong  harapan dan membangun masa depan para anggotanya .

" Terimakasih Pertamina EP  Limau Field yang telah membina lewat pelatihan dan pemberdayaan perempuan  di Rumah Boek Khaman selama ini ," ucapnya haru

Sementara itu senada , Camat Rambang Niru , Kabupaten Muara Enim , Deni Saputra  Eka Saputra , menyebut bahwa kehadiran Pertamina EP Limau Field sangat terasa langsung manfaatnya melalui pelatihan kepada Kelompok Wanita Tani dan Pengrajin batik rumah Boek Khaman dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga .

Lebih jauh Deni menambahkan ,  sesungguhnya  sinergitas antara pemerintah Kabupaten Muara Enim dan PT Pertamina EP Limau Field selama ini berjalan  baik melalui dukungan kepada Pemerintah daerah maupun   pelatihan dan pemberdayaan perempuan kepada masyarakat diwilayah kerjanya.

" Apresiasi kepada PT Pertamina Limau Field atas bantuannya , Semoga sinergi ini tidak hanya di Desa Lubuk Raman saja , namun bisa juga diperluas menyentuh desa -desa lain , program initidak hanya  berdampak nyata bagi perekonomian masyarakat , juga membangun identitas daerah melalui budaya," pungkasnya.(@d)

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar