Header Ads

Warga Desa Alai Muara Enim Keluhkan Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Muara Enim, SRINE.Com-Infrastruktur jalan merupakan salah satu urat nadi yang menunjang majunya perekonomian suatu daerah. Namun jika jalan daerah tersebut mengalami kerusakan yang parah tentu saja mengambarkan kesejahteraan daerah tersebut belum terwujud.

Nah, seperti yang terjadi di desa Alai, Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, Sumsel ini. Jalan akses desa Alai menuju desa Modong sepanjang 7 KM mengalami kerusakan parah dan penuh lobang disana sini. Kondisi ini telah terjadi bertahun -tahun tanpa perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim. Ditambah lagi jauh nya lokasi desa yang berjarak sekitar 100 KM dari Kabupaten diduga menjadi salah satu indikator desa Alai ini kurang mendapatkan perhatian dalam bentuk pembangunan.

Terkait kondisi ini, Enteng Pratama (45) salah seorang warga yang beralamatkan di Dusun I Desa Alai menyebutkan bahwa kerusakan jalan Desa Alai -Modong Ini sudah terjadi cukup lama. Kondisi ini menurutnya tentu saja menghambat roda perekonomian warga yang sebagian besar petani karet.
"Jalan rusak parah dan banyak lubang. Namun Pemerintah Kabupaten Muara Enim terkesan tutup mata dan tidak ada niat sama sekali untuk melakukan perbaikan. Apalagi saat hujan turun, masyarakat jadi susah untuk ke kebun", Ujar Enteng., Kamis (24 /5/2018).

Ditambahkan Enteng, kondisi jalan rusak ini juga sering menyebabkan terjadinya kecelakaan serta menganggu stabilitas keamanan  daerah Alai.
"Saya sendiri pernah mengalami kecelakaan dan harus diopname satu minggu di rumah sakit. Belum lagi sering mengundang aksi kejahatan berupa pemotongan",tegasnya.

Untuk itu, Enteng berharap agar Pemkab Muara Enim segera memperbaiki jalan tersebut dan jangan tutup mata dengan kondisi ini.

"Semoga Bupati Muara Enim atau pejabat terkait bisa segera melakukan perbaikan. Alai juga bagian dari Muara Enim yang butuh perhatian dan pembangunan. Jangan kami di anak tirikan. Bagaimana kami mau sejahtera jika pembangunan tidak merata seperti ini", harap Enteng Pratama. (SN /01).

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.