Header Ads

Pemkot Prabumulih Komitmen 1.945 Pedagang Kebagian Kios Di PTM


#Wawako: Satu Pedagang Satu Kios

Penulis :Aditya,

PRABUMULIH,SRINE. Com --Dalam upaya penertiban para pedagang dan memberikan rasa nyaman kepada pembeli,Pemerintah Kota Prabumulih menggelar rapat persiapan pemindahan pedagang ke pasar Tradisional Modern (PTM) 2,Jumat ( 21 /9/2018).

Rapat yang di pimpin Wakil Walikota (Wawako) Prabumulih, Andriansyah Fikri tersebut di hadiri juga Kepala OPD Pasar Taufik Hidayah, Danyon Zipur 2,Kejaksaan, Lurah Pasar 1dan 2,Tokoh Masyarakat dan perwakilan pedagang.

Dalam rapat tersebut Wawako Prabumulih, Andriansyah Fikri menuturkan selain terkait masalah penataan, pemindahan tersebut juga bertujuan untuk menampung para pedagang yang selama ini berjualan tidak pada tempatnya.


"Pedagang yang berjualan di Jalan Sudirman, Jalan Kelapa dan M Yamin mengakibatkan jalan menyempit , bahkan sudah menghilangkan fungsi jalan itu sendiri. Sehingga sudah tidak nyaman juga bagi pembeli", bebernya.

Namun disisi lain yang menjadi kendala utama lanjut Fikri, kios atau lapak yang ada sudah tidak berbanding lurus dengan jumlah pedagang. Saat ini jumlah lapak atau kios yang ada sebanyak 1.717,  sementara pedagang yang tercatat sebanyak 1,945.

"Jadi ada sekitar 228 pedagang yang belum tertampung . Dan Pak Walikota sudah berkomitmen sebelum semua pedagang terakomodir. Kios atau lapak tidak akan dibagikan, karena semua dari pedagang, oleh pedagang dan untuk pedagang", tegas Fikri.


Untuk itu, Fikri berharap agar proses pengundian nantinya berjalan transparan dan jangan sampai ada kecurangan. Dan dipandang perlu untuk meminta dukungan dari pihak Kepolisian dan TNI agar semua berjalan lancar dan aman. Mantan Ketua DPRD Prabumulih ini juga meminta agar penempatan para pedagang harus dikendalikan agar semua merasa nyaman.


"Tidak ada istilah titipan, satu pedagang cuma dapat satu kios.kita sudah minta bantuan pihak polri dan TNI untuk mengawasi pengundian nanti. Penempatan harus sesuai, pedagang Ikan dan sayur di bawah",harapnya.

Sementara itu, Kepala OPD Pasar Prabumulih Taufik Hidayah mengungkapkan guna menjaga agar semua pedagang ditampung, pihaknya menyarankan agar ada beberapa lokasi atau ruang di sekitar PTM yang kosong bisa dibangun kios yang baru untuk menutupi kekurangan. Selain itu menurutnya ada juga keluhan dari pedagang ayam yang meminta agar disediakan tempat meletakkan kandang ayam.

"Mohon untuk menutupi kekurangan, ruang yang masih kosong dibangun kios. Pedagang ayam  keberatan di ganti meja dan minta untuk di buat tempat meletakkan kandang ayam",tutup nya.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.