Header Ads

Warga Kecewa , Truck Material Waskita Langgar Kesepakatan "Melenggang" di Jalur Lama

Kayuagung, SRINE. Com --Ratusan warga Kayuagung yang peduli dengan pembangunan, kembali melakukan aksi spontan menyetop mobil  truck jenis HINO 800 Warna Hijau yang konvoi dengan pengawalan anggota Satlantas dan Dishub OKI melewati jalur lama (Jembatan Kayuagung-Jalan Sepucuk Kayuagung)

Menurut Aliaman SH didampingi Fauzi, Mulyadi dan warga setempat, saat dibincangi penyetopan terhadap truck yang mengangkut bahan material koral ini dilakukan sesuai dengan surat dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk Nomor 503/WK/D.VI/2018 tertanggal 13 Agustus 2018 Perihal Penyampaian Informasi Perubahan Jalur Akses Material pada Proyek Strategis Nasional Ruas Jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung.
Selain itu, saat ini pihak PT Waskita Karya sedang melakukan perbaikan jalan sesuai hasil pertemuan masyarakat peduli pembangunan OKI dengan pihak PT Waskita Karya Seksi 3 Jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung tanggal 1 Oktober 2018.

"Kami kecewa dengan  masih adanya truck pengangkut material milik pihak PT Waskita Karya maupun sub kontraktornya yang masih melintas dijalur lama, padahal pengalihan jalur akses material pihak Waskita Karya terhadap pelaksanaan pembangunan proyek tol ruas PPKA dan ruas Kayuagung- Palembang-Betung dibuat oleh pihak Waskita Karya dan ditandatangani oleh Senior Vice President Division VI, Ir Gunadi, yang mana tembusan lampiran surat tersebut disampaikan kepada Kapolres OKI, Camat Kayuagung, Pimpinan PT SRIMP, PPKA seksi 4, KAPB Seksi 1 dan Subkontraktor PT PIM, ", jelasnya.

Apalagi hingga saat ini masih banyaknya truck pengangkut material pasir, tanah maupun koral  yang tidak tutup terpal, padahal surat dari Dinas Perhubungan OKI Nomor 551/678/DISHUB/2018 tertanggal 10 Oktober 2018 Perihal Kendaraan Laik Jalan Untuk Angkutan Material sudah dilayangkan oleh pihak Dishub OKI kepada Pimpinan PT Waskita Perwakilan Kayuagung, dimana pada point (2)  surat tersebut ditegaskan  "Pihak PT Waskita kiranya dapat selektif dalam menerima kendaraan (Sub kontraktor) dan apabila masih dijumpai kendaraan yang tidak menggunakan tutup terpal kiranya PT Waskita tidak menerima kendaraan tersebut", untuk itu kami berharap kiranya semua yang terlibat dalam pembangunan jalan tol di Kayuagung OKI ini agar bersama-sama tetap memperhatikan hak-hak masyarakat sekitar pembanmngunan jalan tol ini, harap mereka.

Sementara itu menurut anggota Satlantas Polres OKI, Reza Agustian kepada warga saat itu mengatakan, dirinya bertugas di pos jaga dipangkal jembatan Kayuagung,  melakukan pengawalan terhadap kendaraan material Waskita, karena melaksanakan tugas untuk mengawal mobil material milik Waskita, kalau memang warga menginginkan kendaraan putar balik, ya kita arahkan untuk memutar balik kembali, terangnya saat itu.

Sebelumnya, pihak Waskita Karya Seksi 3 PPKA melalui Kepala Koordinator Lapangan, Maryono menegaskan, kalau ada mobil material dari Waskita atau sub kontraktor yang melintas dijalur lama, "Suruh putar balik saja, kalau masih membandel, kami tidak bertanggungjawab", tegasnya

Sementara itu dari pantauan wartawan media ini dilapangan, terlihat warga menyetop truck pengangkut material yang dikawal Satlantas Polres OKI dan personil dari Dishub OKI. Menurut warga setempat, "sudah ada 5 truck material dengan jenis kendaraan yang sama yang telah melintas dijalur lama (Jembatan Kayuagung) sore ini (5/11/2018), kalau malam, ya hampir tiap malam ada mobil material yang lewat jalur lama bahkan dengan membawa alat berat.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.