Header Ads

Jika Obyektif,Ridho Yahya Yakin Prabumulih Juara Di PHBS Tingkat Nasional Tahun 2019


Prabumulih,SRINE.Com--Kota Prabumulih kembali masuk dalam dominasi penilaian Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS)  mewakili Sumatera Selatan tingkat nasional tahun 2019.Dua tim juri tingkat nasional,Jumat (5/4/2019) mengunjungi Prabumulih dalam rangka memberikan penilaian PHBS tersebut.

Kedatangan dua tim penilai tingkat nasional  dari Kementerian Kesehatan RI Theresia irawati dan
TP PKK Pusat dr. Rien yuniantari disambut langsung Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya,Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj Fauziah Mawardi,Ketua Penggerak PKK Prabumulih Hj Suryanti Ngesti Rahayu,Wakil Penggerak PKK  Kota Prabumulih Hj Reni Handayani di Guest House rumah dinas walikota untuk mendengarkan paparan dari tim penggerak  PKK kota Prabumulih.


Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya  dalam sambutannya menyebutkan,bahwa  nama Kota Prabumulih dikancah nasional  sudah tidak asing lagi ,mengingat kata Ridho ,dibawah komandonya Prabumulih akrab dengan prestasi ditingkat nasional.
prestasi yang diraih antara lain,Membangun 2864 rumah tidak layak huni berikut sertifikat,listrik dan gas secara gratis tanpa APBD,Gas kota terbanyak di Indonesia sebanyak 46.000 SR dan kebijakan menolak tambang batubara.

"Untuk pembangunan rumah tidak layak huni murni dari infaq dan zakat pegawai,sekarang dibantu dari dewan,Polres Prabumulih,Kodim 0404 ,Swasta bahu membahu membantu mengentaskan kemiskinan di Prabumulih",ujarnya.

Ridho Yahya juga mengatakan,selain untuk kesejahteraan masyarakat, semua program tersebut bertujuan juga untuk mendukung program PHBS bagi masyarakat.

"Untuk apa rumah bagus jika lingkungan masih kotor,untuk menciptakan lingkungan bersih kita keluarkan kebijakan menolak tambang batubara",imbuhnya.


Lebih jauh Ridho berkeyakinian jika kota Prabumulih dalam penilaian PHBS tingkat nasional tahun 2019 ini bisa merah hasil yang maksimal dengan menaiki podium juara.

"Kita optimis,jika penilaiannya objektif kita pasti juara.ini berdasarkan fakta yang ada,saya rasa tidak ada alasan lagi",tegas Ridho.

Seirama,Wakil TP PKK Provinsi Sumsel Hj Fauziah Mawardi menuturkan, jika kota Prabumulih tidak kalah dengan  kabupaten dan kota lain yang ada di Indonesia,dengan ini kata dia,dalam PHBS tahun ini Prabumulih bisa mendulang nilai tertinggi alias juara.

"Dengan menjadi juara diharapkan bisa menular kedaerah lain yang ada di Sumsel yang menjadikan PHBS secara keseluruhan..Kita yakin dan optimis kita bisa jadi pemenang",harapnya.

Disisi lain,Istri orang nomor dua Sumsel ini menghimbau agar masyarakat membiasakan hidup bersih dan sehat yang dimulai dari keluarga masing-masing.

"Ayo kita berlombah-lomba hidup sehat karena kesehatan itu sebagian dari iman.
Sehat itu kebutuhan.jika kita sehat otomatis kita sejahtera",pintanya.


Sementara dikesempatan yang sama,dr Rien Yuniantari mengapresiasi atas keberhasilan kota Prabumulih menjadi nominator PHBS tingkat nasional tahun 2019.

"Selamat untuk Prabumulih,tingkatkan terus prestasi.Sebarkan terus virus-virus kebaikan yang bisa membuat keluarga bahagia dan sejahtera",harapnya.

Usai pemaparan,tim langsung melakukan penilaian dikampung Toga Melati dan Bank sampah hijau Lestari dan Kampung binaan PT Pertamina Gas SSA di Jalan Peno Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.

Diketahui,saat ini sudah 88,7 persen masyarakat Prabumulih yang telah berprilaku hidup bersih dan sehat.
Indikator PHBS adalah ,persalinan  yang baik,pemberian asi ekskusif,menimbang bayi dan balita tiap bulan,menggunakan air bersih,mencuci tangan pakai sabun,BAB dijamban yang baik,memberantas jentik nyamuk dalam rumah,makan sayur dan buah dan melakukan aktifitas fisik  serta tidak merokok dalam ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih,dr Heppy Tedjo berharap agar penilaian PHBS kali ini secara grafik Prabumulih mengalami peningkatan.

"Juara harapan pernah,juara dua sudah.Kali ini optimis Juara pertama',pungkasnya.(ADV)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.