Header Ads

Bangunan Jalan Desa Sungai Langan Diduga Dikerjakan Asal- Asalan

PALI, SRINE--Pembangunan jalan cor beton jalan sungai langan menuju Desa mangku negara terkesan dikerjakan asal asalan.

Pasalnya bangunan jalan cor beton yang berada di Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan dikerjakan oleh kontraktor yang nakal.kamis (05/12/2019)

Rakyat Indonesia diwajibkan harus taat pajak demi membangun negara demi tercapainya cita-cita bangsa yang sejahtera adil makmur dan merata, sehingga provinsi-provinsi kabupaten kota semua di minta bayar pajak nya demi membangun daerahnya masing-masing,

Seperti Pemerintah Kabupaten Pali Sumsel dibawah kepemimpinan Ir H.Heriamalindo MM yang terus membangun daerahnya demi mengejar ketertingalan sebaik kabupaten termuda di Sumatera Selatan yang baru seumur jagung.

Kabupaten Pali saat ini lagi gencar membangun infrastruktur jalan, gedung sekolah dan gedung kesehatan,demi kemajuan sumber daya manusia yang lebih baik lagi tentu dengan alasan pembangunan yang sesuai spesifikasi, yang sudah ditentukan dengan rencana anggaran belanja (RAB)

Dari sumber berita di lokasi menjelaskan
Namun sangat disayangkan jika uang  rakyat itu untuk di jadikan oleh oknum kontraktor yang mau cari untung semata, tidak memikirkan jangka waktu lama

Seperti peningkatan pembangunan jalan cor beton Desa Sungai Langan menuju Desa Mengku Negara Kecamatan Penukal Kabupaten Pali,diduga kontraktor mau cari untung besar hingga tidak memikirkan mutu kualitas dan kuantitas nya serta jangka waktu yang panjang,

Yang di kerjakan oleh pihak ketiga pemenang tendernya.ya itu CV FP nilai pekerjaan Rp 738-321 000,00 waktu pelaksanaan 120 Hari, sumber dana APBD Kabupaten Pali Tahun 2019

Dikatakan sumber berita.Sriwijayanews.
meminta namanya tidak mau di publikasikan,ya mengatakan kami sangat berterima kasih sekali kepada bapak Bupati Pali dqn Pemkab Pali yang telah membangun jalan Desa kami ini

Namun dirinya sangat kecewa dengan pembangunan jalan cor beton ini, pasalnya kontraktor pembangunan jalan itu tidak memikirkan kualitas dan kuantitas nya, mereka untuk pengerasan pertama pakai batu krokos atau Sirtu, bukan agregat kelas B dan tidak pakai plastik ditengah tengah nya,hanya kiri dan kanan pakai plastik nya,

kami lihat dengan kasat mata saja pembangunan jalan dugaan kami kontrakannya mau cari Untung Besar dan asal jadi kami berharap Pemkab Pali,ketua DPRD PALI serta dinas Terkait,tolong di dengarkan keluh kami,ini proyek pakai uang rakyat,paparnya,rabu(4/12-2019)

Pihak kontraktor atau Pekerjaan dilakosi CV FP saat konfimasi menjelaskan kalau plastik nya hanya sebagian saja.

" Untuk yang di ujung saaj, kalau di sekitar sini memang tidak ada kami pasang, panjang jalan ini sekitar 260 meter,kami bekerja hanya berdasarkan perintah," jelasnya.

Sementara itu kepala dinas pekerjaan umum bina marga (PU-BM) ibu Etty Murniaty SH melalui Sekretaris nya Hendi,saat di hubungi via telepon dan WhatsApp pribadi sampai berita ini terbitkan tidak ada jawaban(**TIM**)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.