Lantik 167 Pejabat di Awal 2026, Walikota Linggau : Ini Berdasarkan Profesionalisme, Objektivitas dan Transparansi
SRIWIJAYA NEWS | Lubuklinggau,- Mengawali tahun 2026, Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat melakukan rotasi besar-besaran di tubuh birokrasi Pemerintah Kota Lubuk Linggau. Sebanyak 167 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya dalam sebuah upacara yang digelar di Gedung Kesenian Kota Lubuk Linggau, Senin (5/1/2026).
Pelantikan tersebut meliputi berbagai jenjang jabatan strategis, mulai dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hingga Jabatan Fungsional. Dari total 167 pejabat, sebanyak 17 orang menduduki jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 39 orang Jabatan Administrator, 4 orang Camat, 72 orang Jabatan Pengawas, 23 orang Lurah, serta 12 orang Jabatan Fungsional.
Rotasi besar besaran ini menjadi sinyal kuat arah kebijakan Pemkot Lubuk Linggau di awal 2026, sekaligus ajang bagi para pejabat yang baru dilantik untuk membuktikan kinerja dan loyalitasnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Rachmat Hidayat menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban memiliki peran strategis dalam mendukung roda pemerintahan dan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.
“Jabatan adalah kepercayaan. Saudara-saudara yang hari ini dilantik memikul tanggung jawab besar untuk menjaga integritas, dedikasi, dan Yra loyalitas kepada bangsa dan negara, khususnya kepada masyarakat Kota Lubuk Linggau,” tuturnya.
Rachmat Hidayat juga menepis anggapan bahwa rotasi pejabat sarat kepentingan. Ia memastikan proses pelantikan telah dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalitas, objektivitas, dan transparansi, tanpa muatan kepentingan pribadi maupun politik.
Khusus untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, ia menyebut telah dilakukan uji kesesuaian dan kompetensi guna memastikan pejabat yang ditempatkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan kapasitas individu.
“Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam membangun birokrasi yang bersih, demokratis, dan profesional,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa sejak pelantikan tersebut, para pejabat tidak lagi bekerja atas nama pribadi, melainkan sebagai representasi resmi Pemerintah Kota Lubuk Linggau. Ia menuntut kinerja yang berorientasi pada pelayanan publik, disertai integritas, etika, dan moral yang tinggi.
“Saya menuntut saudara bekerja secara profesional, menjunjung kejujuran, serta terus meningkatkan kapasitas diri demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Posting Komentar