Oknum PNS Di Muara Enim Terancam Di Polisikan Terkait Dugaan Penipuan Pekerjaan Dan Penggelapan.
Sriwijaya News | Prabumulih,--- Ulah oknum Pegawai Negeri Sipil [ PNS) diDibad PUPR di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang informasinya sekarang telah dimutasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Muara Enim ini tampaknya akan mencoreng nama Pemkab Muara Enim.
Pasalnya , mantan oknum pegawai Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim ini , YYN (inisial) disinsiyalir dan diduga telah melakukan penipuan terhadap ALK ( inisial ) salah satu kontraktor asal Prabumulih dengan modus meminta uang untuk mengurus pekerjaan di lingkungan pemda muara enim.
Menurut korban, hal ini bermula ketika pada bulan mei tahun 2025, terduga pelaku menjanjikan kepada dirinya bahwa terduga dapat mengurus pekerjaan di lingkungan dinas pemerintah kab muara enim. Karena merasa terduga memang merupakan pegawai di dinas pupr muara enim, korban pun percaya dan memberikan sejumlah uang kepada terduga pelaku secara bertahap untuk biaya mengurus pekerjaan yang dijanjikan dan meminta sejumlah uang secara bertahap beberapa kali.
Akhirnya setelah beberapa kali pelaku meminta uang kepada korban dengan total tiga puluh juta lebih. Korban mulai merasa curiga karena pekerjaan yg di urus dan dijanjikan tidak selesai dan tidak ada kejelasan sampai dengan akhir tahun 2025.
Merasa ditipu korban meminta kepada pelaku untuk mengembalikan uang yang dikeluarkan untuk keperluan mengurus pekerjaan tersebut Namun pelaku selalu mengelak dan membuat janji untuk mengembalikan uang , bahkan Januari 2026 lalu pelaku membuat pernyataan diatas materai untuk mengembalikan uang paling lambat bulan maret 2026.
Namun sanpai batas waktu yg di janjikan, uang tersebut masih tidak dikembalikan oleh pelaku. ” saya sudah cukup sabar mengingat saya dan yyn berteman namun kalau memang tidak ada niat baik untuk mengembalikan uang saya yang sudah di ambilnya, saya tidak akan segan2 melaporkan kepihak yang berwajib dan menempuh jalur hukum karena saya merasa di tipu, uang saya di gelapkan dan akan saya laporkan atas dugaan tindakan penipuan dan penggelapan terhadap saya dan saya juga akan mengadukan permasalahan ini kepada pihak Inspektorat dan BkSDM kab Muara enim perihal prilaku oknum pegawai di dilingkungan pemerintahnnya.
" Dan sayapun akan memviralkan kasus ini sampai benar benar mendapat hukuman yang setimpal sampai pemecatan atas perbuatannya yang dilakukan ” ujar korban dengan nada emosi.
Pihak Pemkab Muara Enim melalui asisten 3 beberapa waktu lau telah mengetahui persoalan ini dan meminta waktu untuk menyelesaikan masalah ini secara baik baik namun apabila yang bersangkutan (yyn red) tidak ada niat baik pihaknya mempersilahkan dan mendukung untuk melaporkan masalah ini kepada pihak berwajib.
Sementara itu terduga pelaku ketika coba di temui ditmpatnya bekerja tidak pernah berhasil ditemui, pegawai di kantor mengatakan yang bersangkutan jarang masuk kerja, dan ketika di coba dhubungi handphonenya tidak pernah aktif.
Korban ALK mengatakan dalam waktu dekat akan melaporkan pelaku ke polres prabumulih dan meneruskan ke pihak inspektoeat dan BKSDM Muara enim, karena tidak ada itikad baik dari pelaku, yang menurut korban sudah berapa kali dirinya mencoba mendatangi rumah pelaku namun tidak pernah bertemu dan istri pelaku mengatakan dengan alasan pelaku lagi di rehab.

Posting Komentar