Header Ads

Ibnu Mundzakir Sebut Ada Pergeseran Waktu Pemakaian Ekstasi Dari Malam Ke Siang Hari

Prabumulih, SRINE. Com--Kian giatnya operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan pihak BNN Kota Prabumulih, tentu saja mempersempit ruang ruang gerak penyalahgunaan narkotika termasuk Ekstasi.

Hal ini di ungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Prabumulih saat Konferensi Pers penangkapan dua pelaku pembawa 50 butir ekstasi di markas nya di Jl Jend.Sudirman KM 6 Prabumulih Timur, Rabu (19/9/18).

Menurutnya, saat ini pelaku pemakaian narkotika jenis ekstasi atau ineks yang biasanya menunggu tengah malam, berubah memanfaatkan waktu di pagi hari dan siang hari.

"Dulu pemakai ekstasi menunggu waktu ada orgen di malam hari hingga tengah malam, namun sekarang terjadi pergeseran waktu menjadi siang hari. Itu diacara jenis keramaian apa saja", bebernya.

Menanggapi hal tersebut menurut nya harus mendapat  respon dari semua pihak guna menanggulanginya. Termasuk mencari solusi langkah -langkah apa saja yang perlu diambil.

"Masalah ini semua pihak harus tahu, termasuk masyarakat. Karena untuk memerangi nya tidak cukup dengan pemberantasan yang dilakukan penegak hukum saja. Namun masyarakat harus juga berkontribusi aktif, karena Narkoba musuh kita semua", tutup nya.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.