Header Ads

Linmas se-kabupaten PALI Penuhi Bandara


PALI -SRINE-COM --Tim Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat, kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana dan Anggota Petani Linmad Lingkup Satpol.PP Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. PALI sermi resmi dikukukan pada Rabu (10/04/2019) di Lapangan Terbang ex stanvack Kelurahan Handayani Muliya kecamatan Talang Ubi.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati PALI, Ir.H.Heri Amalindo.MM disaksikan sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan pemkap PALI.serta 1020 anggota Linmas kelurahan /desa dan kecamatan se-kabupaten PALI.

"Disamping melakukan pengukuhan Satgas Linmas dan lainnya, kami berpesan agar jaga kebersamaan karena sebentar lagi kita akan laksanakan Pemilu. Dan sebagai anggota Linmas kita harus bisa menjaga ketertiban jaga persatuan dan jangan terkotak kotak," pesan Bupati dihadapkan ribuan anggota Linmas.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap prestasi Linmas PALI yang telah membuktikan jadi yang terbaik se-Sumsel.

"Beberapa bulan lalu, Linmas kita dapat penghargaan dari Gubernur menjadi Linmas terbaik. Artinya meski kita baru seumur jagung tetapi kita bisa buktikan bahwa kita jadi yang terdepan," tukasnya.
Sebagai anggota perlindungan masyarakat, Bupati menyarankan agar kedepan seluruh anggota Linmas untuk belajar bela diri.

"Kedapan Linmas harus latihan bela diri, karena bagaimana bisa lindungi masyarakat kalau lindungi diri sendiri belum mampu. Hal itu juga untuk meningkatkan kemampuan anggota Linmas dalam menjaga lingkungannya," terangnya.

Untuk kesejahteraan anggota Linmas, Bupati menyebut bahwa pemerintah telah memberikan dan menaikan honor Linmas. "Awalnya honor Linmas hanya Rp 200.000, saat ini sudah naik jadi Rp 346.000," ucap Bupati.

Sementara itu, Zulkopli SH, Plt Kepala Satpol.PP menjelaskan tujuan pengukuhan Satgas Linmas, Tanggap darurat, kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana serta anggota petaka Linmas lingkup Satpol.PP.

"Diharapkan tim dalam berkoordinasi dan bekerjasama dalam meningkatkan ketertiban umum serta cepat tanggap dalam menanggulangi setiap adanya bencana," jelasnya. (Redi).

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.