Weather (state,county)

ads header

Breaking News

Gara-Gara Cukur Alis, Siswi SMAN Di Ogan Ilir Ini Di Duga Dihukum dan Dianiaya

INDRALAYA (OI) SRINE COM -  Siswi SMA Negeri 1 Kandis Kabupaten Ogan Ogan Ilir diduga dianiaya guru dengan cara dihukum merangkak mengelilingi Satu setengah putaran halaman upacara sekolah, selain itu dia juga diduga ditendang oleh oknum guru sekaligus  wali kelasnya

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh  TN(17) yang menjadi korban dugaan penganiayaan, Jum'at (17/01/2020) Bertempat di Kediamannya Desa Tanjung Serian Kecamatan Sungai Pinang.

" Kamis Kemarin Saat di dalam kelas aku dipanggil wali kelas dan di suruh maju kedepan, dan pak AK menanyakan ngapo alis kau benar nian apo kecelakaan dari sepeda,  yo.. Pak jawab aku. berani kau bersumpah diatas  al qur'an, dan aku tidak mau karena aku sudah merasa bersalah dan memang sudah ku Tokain nian, Lalu beliau menyuruh keliling lapangan dengan Merangkak Pas setengah lapangan aku berdiri karena beliau lengah,dak lama kemudian Pak AK Menghampiri dan langsung menendang dan  campak la aku..  karena aku sudah lemas nian di tambah lagi aku punya penyakit maag.", ujarnya.

Lanjut nya , setelah di tendang aku langsung pingsan lalu di bawah ke Ruang UKS..

" Kato kawan aku cuma ekting be, jugo aku belum masuk sekolah karena trauma," tandasnya.

 Sementara itu Wali kelas inisial AK saat di komfirmasi sabtu (18/01/20)  mengatakan,  kami selaku Wali kelas  paham betul dengan sifatnya anak didik  .

" Kerasnya dia kami paham.. Dan kami keras masalah agama, kami tanya ngapo kau cukur alis mu. Karena mencukur alis perbuatan mudorad,"  katanya .

Ditambahkannya , kami pikir ini masalah bohong kalau cedera fisik masih bisa di obati namun masalah kebohongan tidak bisa di benar kan.

" Untuk aksi tendang Siswi tersebut itu tidak ada sama sekali kami hanya menyuruh keliling lapangan Namum dia hanya melaksanakan 5 sampai 6 meter saja," tegas AK.

Di tempat yang sama Sarwani M.Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Kandis mengklarifikasi kejadian tersebut, ia menceritakan bermula sang guru menanyakan bulu alis sebelah kanan siswinya yang hilang sedikit dan kedua pihak sudah bermaafan dan menyatakan Tidak ada penganiayaan berupa tendangan terhadap siswinya yang dilakukan oknum guru.

 " Ya ,kalau untuk kekerasan dengan siswi tidak ada ,apalagi sampai menendang,"ungkapnya. (Hnd)

Tidak ada komentar