Header Ads

Komisi IV DPRD OI Panggil Siswi SMAN 1 Kandis Korban Penganiayaan

INDRALAYA(OI) SRINE COM -  Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir, menerima pengaduan salah Siswi SMAN I Kandis, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum gurunya disekolah.

Korban yang didampingi oleh Kades Tanjung Serian serta kakeknya menghadap ke Komisi IV DPRD Kab.Ogan Ilir. Untuk mengadukan perihal yang terjadi pada dirinya.

Kedatangan korban dan keluarga diterima langsung oleh Ketua beserta anggota Komisi IV, DPRD Kab.OI bertempat diruang rapat Komisi, Senin (20/01/20).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi IV Rizal Mustopa, hadir Wakil Ketua H Husnul Anam, Sekretaris Hj.Pebti Wulansari, Anggota, Basri M Zahri, Safari, Firmansyah, Ahmad Yadi dan Rosita Dewi,

Hadir juga Afrizal serta Amir Hamzah yang merupakan Anggota DPRD Kab.Ogan ilir dari Dapil III Tanjung Raja, Sungai Pinang, Kandis, Rantau Panjang dan Rantau Alai serta Sonedi Ariansyah.

Terkait kejadian tersebut DPRD Kabupaten Ogan Ilir melalui Komisi IV akan melakukan langkah – langkah penamganan dugaan penganiayaan tersebut, yaitu mengeluarkan rekomendasi tentang dugaan penganiayaan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan agar ada upaya pembinaan terhadap oknum guru tersebut.

Kemudian Komisi IV akan melakukan klarifikasi langsung melalui sidak dan pengawasan terhadap lembaga pendidikan Kab.Ogan Ilir, khususnya SMAN 1 Kandis.

Diwaktu yang sama Komisi IV bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Ogan Ilir melakukan rapat kerja, tentang kasus ini memyusul ramainya pemberitaan di media massa dan media online.

Dan terkait kejadian di SMPN 7 Pemulutan tersebut, Komisi IV DPRD Kab.Ogan Ilir akan melakukan proses klarifikasi dengan langkah mediasi bersama antara guru, orangtua siswa serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, sehingga kejadian ini dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.