Header Ads

16 Ribu Warga Akan Terima Paket Sembako, Dewan Prabumulih : Jumlahnya Pasti Bertambah, Uang Kita Cukup Untuk Tingkatkan Jumlahnya

Prabumulih, SRINE--- Pemerintah Kota Prabumulih berencana menyalurkan bantuan sembako bagi  masyarakat kurang mampu. Ribuan paket sembako akan disebar dalam upaya meringankan beban masyarakat terdampak virus Covid-19.

Anggota Dprd Prabumulih, Feri Alwi ,SH
Menurut anggota Dprd Prabumulih , Feri Alwi SH, jika pemerintah kota Prabumulih berpedoman pada Data lama, tentu saja banyak masyarakat yang akan gigit jari karena tidak kebagian.

" Karena data lama tidak valid, apalagi menggunakan data masyarakat yang menerima PKH, tentu saja orang miskin baru akan bertambah terpapar dampak virus corona," ujar pria yang juga menjabat Sekretaris PAN Prabumulih ini usai rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19 Prabumulih, Selasa (7/4/2020).

Disisi lain sambungnya, jangan sampai niat baik pemkot Prabumulih justru memicu  lahirnya kecemburuan sosial bagi yang tidak kebagian.

" Seperti di Tugu Nanas ,Patih Galunh tempat saya tinggal yang mayoritas petani karet juga sangat terasa dampaknya. Belum lagi harga karet tidak bisa diharapkan, malah informasinya tiap RT paling menerima 10 KK. Jadi pemkot harus cari jalan keluarnya, jika anggaran kurang,  kita bisa anggarkan kembali," tegas politisi  PAN Prabumulih ini.


Wakil Ketua 1 Dprd Prabumulih, H Ahmad Palo
Seirama, Wakil Ketua I Dprd Prabumulih,
Ahmad Palo ,SE menyebutkan bahwa tugas pemerintah dan Dprd adalah menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu Ketua Partai PPP Prabumulih ini mengungkap bahwasannya dewan mendorong pemkot Prabumulih melalui fungsi pengawasan dan fungsi anggaran agar masalah segera teratasi.

" Karena uang SILPA kita ada,
berapapun anggaran yang akan dikucurkan untuk mengatasi Covid-19 termasuk anggaran untuk dampak sosial yang berpotensi bertambah , dewan siap," tegas nya.

Palo juga berharap agar pemkot Prabumulih memperbaruhi data masyarakat yang menerima sembako .

" Segera diperbaiki datanya, pasti data masyarakat miskin bertambah akibat virus corona ini. Karena uang itu kami anggap ada, namun RT dan RW harus data dengan baik dan tepat sasaran,"  ucap Palo.

Tidak hanya itu, Palo menilai bahwa ini bukanlah saat yang tepat untuk saling menyalahkan, karenanya dewan juga mendorong agar pemkot membangun kepercayaan pihak luar terhadap masyarakat Prabumulih , seiring terjadinya pelarangan dari pihak luar terhadap warga Prabumulih yang berdagang di luar.

" Pemkot harus membuat kanal informasi satu pintu melalui ruang media centre, agar informasi tidak simpang siur. Selan itu, Dewan juga akan melayangkan surat kepada Kabuten tetangga seperti, Bupati Pali dan Muara Enim untuk menyatakan bahwa tidak semua masyarakat Prabumulih itu sakit," tandasnya.


Kepala Dinas Kota Prabumulih, A Heriyanto
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Prabumulih A Heriyanto menerangkan pemkot Prabumulih akan menggelontorkan uang sebesar 6,5 M demi belanja 320 ton beras bulog dan  sembako  bagi  masyarakat miskin terdampak korona.

" 16 Ribu paket sembako yang terdiri dari Beras 20 Kg, Mie Instan 2 dus dan Kecap untuk tahap pertama akan disebar melalui Dinas dan pihak kelurahan langsung kerumah warga agar tidak terjadi kerumunan," katanya.

Untuk yang belum menerima , Heriyanto mempersilahkan warga melapor melalui Rt / RW atau Lurah setempat.

" Data akan diverifikasi dan diperbaiki, tahap kedua baru kita masukkan sebagai penerima, kami sadar akibat covid -19 masyarakat miskin pasti bertambah ," tandasnya.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh rajareddychadive. Diberdayakan oleh Blogger.