Weather (state,county)

Breaking News

Matahari Citimalll Prabumulih Terapkan Protokol Kesehatan , PSBB : Patuhi Aturan Pemerintah

PRABUMULIH, SRINE- Setelah lama tutup karena diterpa covid-19, Matahari Citi Mall Prabumulih akhirnya resmi buka kembali pada 6 Mei 2020.


Demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengunjung, pihak matahari menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

" Ini dalam rangka antisipasi lonjakan pengunjung menjelang hari raya . Namun kita tetap patuhi himbauan pemerintah baik untuk karyawan maupun pengunjun agar selalu terapkan Social Distancing, pakai masker, Cek suhu tubuh dan cuci tangan di pintu utama," ungkap Yudo Purbantoro,  Manager Matahari Citimall Prabumulih, Kamis (14/05/2020).

Ditambahkan Yudo, saat ini penyebaran covid -19 di Prabumulih sedang turun, namun pihak tetap mengantisipasi mengingat  kata dia, dalam waktu dekat kota Nenas akan menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang telah mendapatkan restu dari Menteri Kesehatan. Untuk itu pada prinsipnya pihaknya akan mengikuti peraturan pemerintah Kota Prabumulih.

" Sebenarnya semua sudah kita lakukan dari awal. Untuk di kasir dan kamar pas kita terapkan jaga jarak pengunjung, setiap barang yang ada kita semprot cairan disinfektan. Jika PSBB kita sudah bisa bersinergi. Namun jika Intruksi pemerintah kita harus tutup, ya kita juga harus patuh," kata ayah tiga anak ini ramah.

Masih menurut Yudo, Promo dilakukan pihaknya dimedsos melalui" chat and shop "  . Untuk pembeli yang  ragu tidak perlu datang  ke toko dan cukup online barang di kirim ke tempat.

" Dengan aplikasi WA  di 088267065057," tegasnya.

Dia mengaku , sebelumnya omset matahari sempat drop hingga 80 persen dan sempat tutup sehingga memaksa managemen harus merumahkan beberapa karyawannya.

" Namun Alhamdulillah saat ini sudah perlahan naik," ucap Yudo.


Sementara, Yudi  Manager Operasional Citi Mall menerangkan bahwa jumlah pengunjung citimall sudah berangsur normal dan cenderung meningkat hingga 2000 pengunjung perhari.

" Menjelang lebaran kita akan membatasi jumlah pengunjung diangka 250. Petugas kita akan mengatur antrian di pintu masuk dan eskalator naik," tandasnya.

Tidak ada komentar