News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Silaturahmi Lintas Organisasi DPD PGK OKI Bahas Evaluasi Kinerja Dinas dan Komitmen Mengawal Pemerintahan OKI Tahun 2026

Silaturahmi Lintas Organisasi DPD PGK OKI Bahas Evaluasi Kinerja Dinas dan Komitmen Mengawal Pemerintahan OKI Tahun 2026

 


Sriwijayanews,(OKI)— Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar kegiatan Silaturahmi Lintas Organisasi sebagai ruang refleksi, konsolidasi, dan evaluasi terhadap kinerja berbagai dinas sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah pada tahun 2026.


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini diawali dengan yasinan bersama, dilanjutkan diskusi terbuka dan ramah tamah antarorganisasi. Forum tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan antara elemen masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan aktivis yang memiliki kepedulian terhadap arah pembangunan serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ogan Komering Ilir.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pemuda Muhammadiyah OKI, Debi Herwanto, S.Pd, Ketua Umum HMI Cabang Bende Seguguk OKI, M. Tegar, Ketua Komisariat PMII Uniski, Acan Pratama, Ketua HMPS Bahasa Indonesia Uniski, Ferdi Pratama, Ketua HMPS Bahasa Inggris Uniski, Ibrahim, serta perwakilan masyarakat dan aktivis, Yadi Hendri Supriyadi.


Dalam sambutannya, Ketua DPD PGK OKI menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dinas selama tahun 2025.

“Forum ini kami niatkan sebagai ruang refleksi bersama. Apa yang sudah berjalan baik perlu diapresiasi, sementara hal-hal yang masih menjadi kendala harus disampaikan secara terbuka agar menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peran masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan sangat penting agar setiap kebijakan dan program benar-benar berpihak pada kepentingan publik.


Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah OKI, Debi Herwanto, S.Pd, menilai bahwa partisipasi aktif masyarakat sipil merupakan elemen kunci dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Ia menyoroti masih perlunya peningkatan kinerja di beberapa sektor pelayanan agar masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari program yang dijalankan.

“Kita berharap setiap dinas semakin terbuka terhadap masukan masyarakat. Kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan, tetapi sebagai bentuk kepedulian agar pelayanan publik semakin baik dan merata,” ujarnya.


Pendapat senada disampaikan Ketua Umum HMI Cabang Bende Seguguk OKI, M. Tegar, yang menekankan pentingnya penguatan fungsi pengawasan sosial. Menurutnya, kehadiran organisasi mahasiswa dan kepemudaan merupakan bagian dari kontrol publik agar kebijakan dan program berjalan sesuai tujuan.

“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat, khususnya generasi muda, turut menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan yang berkaitan dengan pelayanan publik,” katanya.


Sementara itu, Ketua Komisariat PMII Uniski, Acan Pratama, menyoroti perlunya transparansi dan komunikasi yang lebih intens antara dinas dan masyarakat. Ia menilai masih terdapat jarak informasi yang perlu dijembatani agar publik memahami proses dan mekanisme pelayanan yang ada.

“Transparansi dan keterbukaan informasi menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman antara masyarakat dan pihak pelaksana layanan,” jelasnya.


Dari kalangan mahasiswa, Ketua HMPS Bahasa Indonesia Uniski, Ferdi Pratama, menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap efektivitas program dinas, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.

“Evaluasi rutin perlu dilakukan agar setiap program benar-benar berdampak dan tidak sekadar formalitas administratif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HMPS Bahasa Inggris Uniski, Ibrahim, menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan dinas. Ia menilai bahwa pelayanan yang profesional hanya dapat terwujud apabila aparatur dibekali kemampuan dan etos kerja yang baik.

“Peningkatan kualitas SDM menjadi kunci agar pelayanan publik lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.


Perwakilan masyarakat dan aktivis, Yadi Hendri Supriyadi, turut menyampaikan pandangannya dengan menekankan pentingnya kesinambungan dialog antara masyarakat dan pihak-pihak terkait. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus menjadi agenda berkelanjutan agar aspirasi publik benar-benar terserap dan ditindaklanjuti.

“Kami berharap forum ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari proses pengawasan sosial yang berkelanjutan terhadap kinerja dinas dan arah pemerintahan ke depan,” tegasnya.


Kegiatan silaturahmi lintas organisasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat sinergi antar elemen masyarakat, serta aktif mengawal jalannya pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ilir pada tahun 2026 agar semakin transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.(syafiq

Tags

Minat Bergabung

Kirimkan CV anda ke redaksi Posmetro dibawah ini atau ke klikosmetro@gmail.com.

Posting Komentar